Menaker Tegas: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan di Tempat Kerja

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat meninjau BBK3 Jakarta, Selasa 14 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli saat meninjau BBK3 Jakarta, Selasa 14 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan. Karena itu, Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diminta tampil lebih proaktif untuk menekan angka kecelakaan kerja di Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan saat Menaker meninjau Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (BBK3) Jakarta, Selasa (14/4/2026). Pemerintah menilai pencegahan harus diperkuat sejak awal, bukan hanya bertindak setelah insiden terjadi.

Dalam arahannya, Yassierli menekankan pentingnya langkah promotif dan preventif di seluruh sektor industri. Menurutnya, pengawasan, edukasi, serta peningkatan kesadaran di tempat kerja harus dijalankan lebih masif agar fatalitas akibat kecelakaan dapat ditekan.

Ia menilai kecelakaan kerja bukan sekadar data statistik. Setiap insiden menyangkut nyawa manusia, masa depan keluarga pekerja, serta kepercayaan publik terhadap sistem perlindungan ketenagakerjaan.

Karena itu, Balai K3 diminta tidak hanya menjalankan fungsi teknis. Lembaga tersebut juga harus mampu membaca potensi risiko, membangun budaya kerja aman, dan menghadirkan solusi pencegahan yang tepat di lapangan.

Selain peran pemerintah, Yassierli menegaskan target besar menurunkan kecelakaan kerja tidak bisa dicapai sendirian. Kolaborasi dengan dunia usaha dan seluruh ekosistem keselamatan kerja harus diperkuat, termasuk dengan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).

Ia menepis anggapan bahwa PJK3 merupakan pesaing pemerintah. Sebaliknya, pihak swasta disebut sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan dan edukasi keselamatan kerja.

Menaker juga menyoroti peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Balai K3. Pegawai diminta tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, analisis data, dan pemetaan risiko.

Menurut dia, para penguji K3 harus berkembang menjadi tenaga profesional yang memahami budaya K3, Sistem Manajemen K3 (SMK3), manajemen risiko, hingga statistik. Dengan begitu, rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar kebijakan yang lebih efektif.

“Upaya promotif dan preventif sangat penting. Kita harus mampu menekan angka fatalitas di tempat kerja secara signifikan,” kata Yassierli.

Ia menambahkan, semakin tinggi jabatan fungsional seseorang, orientasi kerjanya harus menuju perumusan kebijakan yang berdampak luas bagi perlindungan tenaga kerja.

“Semakin tinggi jabatan, harus semakin manajerial dan mampu membawa perubahan besar,” tegasnya.

Isu kecelakaan kerja menjadi perhatian penting di tengah meningkatnya aktivitas industri nasional. Penguatan sistem keselamatan kerja diyakini mampu melindungi pekerja sekaligus menjaga produktivitas perusahaan.

Bagi pemerintah, reformasi Balai K3 dapat menjadi fondasi kebijakan ketenagakerjaan yang lebih modern. Sementara bagi pekerja, langkah ini memberi jaminan perlindungan yang lebih nyata di tempat kerja.

Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas bersama. “Inilah yang akan membawa perubahan besar pada pelindungan tenaga kerja kita di masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru