Menaker Yassierli Tekankan BLK Lahat Wajib Antar Lulusan Hingga Bekerja

Rabu, 11 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat membuka PBK di BLK Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli saat membuka PBK di BLK Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAHAT, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) tidak boleh berhenti pada proses pelatihan dan penerbitan sertifikat semata. Pemerintah, kata dia, menuntut agar setiap lulusan BLK benar-benar “diantar” hingga memperoleh akses kerja yang jelas dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Yassierli saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di BLK Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Senin (9/2/2026). Dalam kesempatan itu, Menaker menekankan bahwa kebutuhan publik saat ini bersifat praktis: pelatihan harus berujung pada peluang kerja nyata.

“BLK tidak cukup hanya mengajar. Tugas kita adalah menyiapkan jalan masuk ke dunia kerja agar keterampilan yang dipelajari tidak berhenti di ruang kelas,” ujar Yassierli di hadapan peserta dan pemangku kepentingan daerah.

Menurut Yassierli, BLK idealnya menjalankan empat fungsi utama, yakni sebagai pusat pelatihan vokasi, pusat inovasi, pusat kewirausahaan, dan pusat pengembangan produktivitas. Dengan posisi tersebut, BLK diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Ia mengungkapkan, praktik integrasi antara pelatihan dan penempatan kerja telah diterapkan di BLK milik Kementerian Ketenagakerjaan. Hasilnya, tingkat penempatan lulusan mencapai sekitar 70 persen. Angka tersebut dicapai melalui penguatan hubungan antara kurikulum pelatihan dan kebutuhan industri.

“Sekitar 70 persen yang dilatih kita fasilitasi sampai kita hantarkan ke tempat kerja. Karena itu di Dinas Ketenagakerjaan ada fungsi pengantar kerja. Mereka harus mengawal. Balai juga wajib membangun jejaring dan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri,” kata Yassierli.

Model tersebut, lanjut dia, dapat direplikasi oleh BLK milik pemerintah daerah, termasuk BLK Lahat. Peran Dinas Ketenagakerjaan setempat dinilai krusial untuk memastikan lulusan tidak dilepas begitu saja setelah pelatihan selesai.

Pada kesempatan yang sama, Menaker menjelaskan bahwa PBK di BLK Lahat didanai melalui hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak tujuh paket pelatihan. Hibah tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas BLK, baik dari sisi fasilitas, instruktur, maupun relevansi program pelatihan.

Yassierli juga menyampaikan rencana keberlanjutan program melalui beberapa tahap lanjutan. “Kita akan lanjutkan dengan batch ke-2, ke-3, hingga ke-4. Harapannya, SDM Kabupaten Lahat bisa tampil dan hadir sebagai calon-calon SDM terbaik bangsa ke depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru