Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik di Jakarta, Pastikan Pengemudi Fit

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli meninjau Posko Peduli K3 Mudik Aman di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (16/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli meninjau Posko Peduli K3 Mudik Aman di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (16/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, meninjau Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Aman di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (16/3/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan awak angkutan, termasuk pengemudi dan kernet, berada dalam kondisi sehat dan bugar agar perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan nyaman.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan mudik, yang tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan dan jalan, tetapi juga kesiapan fisik awak angkutan. Program pemeriksaan K3 awak angkutan dirancang untuk mencegah risiko yang dapat terjadi akibat kelelahan, tekanan darah tinggi, atau kurangnya waktu istirahat pengemudi.

Program K3 Mudik Aman dilaksanakan di enam wilayah utama pemantauan mudik, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, dan sejumlah perguruan tinggi. Pemeriksaan meliputi pengecekan kesehatan, wawancara, hingga pengujian berbasis komputer untuk mengukur kesiapan kerja, termasuk waktu reaksi awak angkutan.

Menaker Yassierli menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi dalam menjaga kewaspadaan saat berkendara. “Program pengujian K3 bagi awak angkutan umum ini merupakan program terbaru dari Kemnaker dan sangat penting. Pada masa mudik, beban kerja pengemudi cukup berat. Dengan pengujian K3, pengemudi yang fit akan lebih waspada menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah memanfaatkan aplikasi khusus untuk memantau kondisi awak angkutan. Aplikasi ini mendeteksi penurunan kewaspadaan akibat kurang tidur atau kelelahan sehingga perusahaan angkutan dapat mengambil tindakan, seperti memberikan istirahat tambahan atau mengganti pengemudi cadangan. Menaker menyebutkan, saat peninjauan masih ditemukan pengemudi yang baru beristirahat sekitar dua jam dan ada yang tekanan darahnya tinggi. “Pemeriksaan ini menjadi masukan bagi pengemudi dan perusahaan agar keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya tetap terjaga,” jelas Yassierli.

Dukungan terhadap program ini datang langsung dari awak angkutan. Saktiawan (43), salah seorang pengemudi bus, mengapresiasi kegiatan ini. “Sebaiknya sering diadakan. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengemudi, agar selalu sehat dan dapat menjaga keselamatan penumpang,” katanya. Ia menambahkan, seluruh pemeriksaan menunjukkan dirinya dalam kondisi siap bertugas.

Program Posko Peduli K3 Mudik Aman diharapkan menjadi bagian dari kebijakan rutin pemerintah untuk memastikan perjalanan mudik setiap tahun aman dan nyaman. Pemeriksaan kesehatan awak angkutan juga meningkatkan kesadaran perusahaan untuk memperhatikan waktu istirahat dan kondisi fisik pengemudi, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami pastikan pengemudi memiliki kesehatan prima dan waktu istirahat cukup sebelum bertugas,” tutup Menaker Yassierli, menegaskan komitmen pemerintah dalam mudik Lebaran 2026 yang aman dan terkendali.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru