Mengapa Nama Anggota DPD RI Lia Istifhama Dekat dengan Rakyat?

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai basis kekuatan politiknya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Lia Istifhama membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai basis kekuatan politiknya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Lia Istifhama kian menegaskan posisinya sebagai salah satu senator muda yang diperhitungkan di tingkat nasional. Di tengah dinamika politik yang sarat polarisasi, ia hadir dengan pendekatan berbeda: membangun kekuatan dari akar rumput, sekaligus merawat jejaring nasional untuk memastikan aspirasi daerah tidak terputus di meja kebijakan.

Figur Lia dikenal publik lewat sikap terbuka dan komunikasi yang mudah diterima berbagai kalangan. Namun, di balik gaya yang ramah itu, ia membawa prinsip yang konsisten tentang integritas dan keberpihakan pada kepentingan publik. Bagi Lia, jabatan bukan sekadar status, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan keteguhan sikap.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal paling mahal dalam politik. Sekali itu hilang, semua jabatan tidak lagi berarti,” ujar Lia Istifhama dalam salah satu pertemuan dengan konstituen di Surabaya.

Kedekatannya dengan masyarakat tidak dibangun secara instan. Ia aktif hadir di ruang-ruang dialog warga, mendengar persoalan langsung, dan menjadikannya bahan perjuangan di tingkat kebijakan. Pola kerja ini membuat jaringan grassroot Lia tumbuh organik dan solid, sekaligus menjadi fondasi legitimasi moral sebagai wakil rakyat.

Menurut Lia, politik seharusnya menjadi alat untuk menjembatani kebutuhan rakyat dengan sistem negara. “Saya percaya politik harus dijalankan dengan hati. Tugas senator adalah memastikan suara yang kecil tidak tenggelam oleh kepentingan besar,” katanya.

Selain kuat di basis akar rumput, Lia juga memiliki jaringan nasional yang luas. Relasi lintas sektor dan wilayah itu dimanfaatkan untuk mengangkat isu-isu daerah agar mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Ia menilai, keberhasilan seorang senator diukur dari kemampuannya menghubungkan kepentingan lokal dengan kebijakan nasional secara berimbang.

Di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap politik, kehadiran Lia membawa narasi alternatif tentang kepemimpinan muda yang etis dan membumi. Ia menekankan pentingnya menjaga moralitas politik agar demokrasi tetap relevan bagi generasi berikutnya.

“Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus terlibat, dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Dengan kekuatan grassroot yang terawat, jaringan nasional yang strategis, serta konsistensi pada nilai, Lia Istifhama menunjukkan bahwa politik masih memiliki ruang untuk dijalankan secara bersih dan berorientasi pada masa depan bangsa.

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru