Misi Dagang Khofifah di Kepri Dongkrak Transaksi Rp4,45 Triliun, Ini Respon Senator asal Jawa Timur Anggota DPD RI Lia Istifhama

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama menilai Misi Dagang Jatim menjadi pengungkit ekonomi nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama menilai Misi Dagang Jatim menjadi pengungkit ekonomi nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Program Misi Dagang 2025 kembali menjadi sorotan setelah mencatat transaksi Rp4,45 triliun. Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai capaian tersebut menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat penggerak ekonomi nasional yang paling dinamis. Ia menyebut inisiatif yang digagas Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu sebagai langkah strategis yang mampu menyatukan potensi antardaerah sekaligus membuka jalan bagi ekspansi pasar internasional.

Menurutnya, kekuatan utama misi dagang terletak pada konsistensinya menghadirkan ruang temu para pelaku usaha lintas sektor. “Ketika daerah menghadirkan ekosistem perdagangan yang terbuka dan kompetitif, maka aliran transaksi otomatis bergerak. Itu yang sudah dibuktikan Jawa Timur,” ujar Lia.

Ia menambahkan, nilai transaksi yang nyaris selalu menembus triliunan rupiah mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kualitas produk Jawa Timur. Tidak hanya itu, model kolaboratif yang diterapkan membuat produk unggulan dari daerah mitra turut terangkat. “Ini bukan sekadar promosi sepihak. Ada pertukaran nilai yang saling menguntungkan,” ucapnya.

Lia juga menyoroti langkah Pemprov Jatim yang memperluas jejaring hingga level internasional melalui Letter of Intent dengan pelaku usaha Malaysia. Menurutnya, terobosan tersebut membuka koridor baru ekspor yang sangat dibutuhkan para UMKM. “Banyak produk lokal yang sebenarnya punya daya saing global, hanya kurang akses. Misi dagang menjembatani itu,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa misi dagang merupakan bukti kuat bahwa daerah mampu mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekonomi nasional. “Jawa Timur memiliki spirit yang jelas: tumbuh bersama dan mendorong Indonesia maju,” kata peraih DetikJatim Award 2025 itu.

Lia berharap program ini terus diperluas dan diperkuat. “Jika konsistensi terjaga, saya optimistis Jawa Timur dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberi dampak nyata bagi seluruh Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru