Normalisasi Sungai Dikebut, Pasuruan Prioritaskan Wilayah Rawan Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan normalisasi sungai dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan sebagai antisipasi potensi banjir, Rabu (7/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pekerjaan normalisasi sungai dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan sebagai antisipasi potensi banjir, Rabu (7/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menormalisasi sejumlah sungai di wilayah yang dinilai berpotensi mengalami banjir sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Pekerjaan tersebut dilakukan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di sejumlah wilayah kecamatan.

Salah satu titik normalisasi berada di Desa Toyaning dan Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, serta Desa Kedawungkulon dan Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan CV Gatra Ideal dan hingga Rabu (7/10/2026) disebut berjalan tanpa kendala berarti.

Perwakilan CV Gatra Ideal, Iqbal, mengatakan pekerjaan di lapangan terus dikebut agar penanganan selesai sebelum curah hujan meningkat.

“Kami upayakan agar penanganan dapat segera tuntas sebelum curah hujan meningkat,” kata Iqbal di sela-sela mengawasi proyek, Rabu (7/10/2026). Ia menargetkan normalisasi di lokasi tersebut dapat rampung pada pertengahan Oktober.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan Bensu Roa Priyadi menyebut sejumlah paket pekerjaan normalisasi saat ini dikerjakan secara serentak. Wilayah yang menjadi sasaran antara lain Rejoso, Kraton, Winongan, dan Grati.

“Sesuai instruksi Bupati, daerah yang selama ini berpotensi dan rawan banjir harus menjadi prioritas penanganan normalisasi,” imbuh Bensu.

Menurut Bensu, normalisasi diperlukan untuk menjaga kelancaran aliran air. Sungai yang mengalami pendangkalan maupun terhambat material dapat berkurang kemampuannya dalam menampung dan mengalirkan debit air ketika hujan turun.

Karena itu, penanganan dilakukan lebih awal agar kondisi sungai lebih siap menghadapi peningkatan debit air. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi potensi genangan di kawasan yang memiliki kerawanan banjir.

“Normalisasi juga menjadi upaya pemerintah dalam mengantisipasi genangan di kawasan yang memiliki potensi banjir,” jelasnya.

Bensu menambahkan, penanganan normalisasi disesuaikan dengan kondisi setiap sungai dan tingkat kerawanannya. Dengan pengerjaan tersebut, pemerintah berharap kapasitas aliran sungai dapat kembali lebih optimal saat hujan terjadi.

“Setelah normalisasi, kami berharap aliran air dapat berjalan lebih lancar sehingga sungai mampu mengalirkan debit air dengan lebih baik ketika hujan turun,” urainya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Berita Terbaru