KENDAL,RadarBangsa.co.id – Musim tembakau turut membawa suasana berbeda di kawasan Pantai Indah Kemangi, Kabupaten Kendal. Objek wisata tersebut menjadi salah satu jujukan warga untuk melepas penat setelah beraktivitas, sehingga jumlah pengunjung meningkat terutama saat akhir pekan.
Salah satu penjaga keamanan Objek Wisata Pantai Indah Kemangi, Jabrik, mengatakan kunjungan wisatawan cukup ramai pada Sabtu dan Minggu. Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang.
“Kalau Sabtu dan Minggu sekitar 5.000 sampai 6.000 pengunjung,” kata Jabrik saat ditemui, Minggu (6/9/2026).
Menurut Jabrik, musim tembakau membuat aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kendal semakin ramai. Pantai menjadi salah satu pilihan warga untuk beristirahat dan menikmati suasana bersama keluarga setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
Keramaian pengunjung terlihat di sejumlah titik kawasan pantai. Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga memanfaatkan berbagai wahana yang tersedia.
Salah satu wahana yang cukup ramai yakni ATV. Wahana tersebut menjadi pilihan pengunjung untuk menikmati aktivitas di kawasan pantai.
Jasa perahu juga ikut mendapatkan peningkatan peminat. Pengunjung dapat menikmati perjalanan menggunakan perahu dengan tarif Rp 15 ribu selama sekitar 15 menit.
Meningkatnya jumlah wisatawan juga menjadi berkah bagi pelaku UMKM di sekitar objek wisata. Pedagang makanan, minuman dan usaha lainnya ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi.
“Pelaku UMKM di sekitar objek wisata pantai ada peningkatan,” ujar Jabrik.
Menurutnya, keberadaan Pantai Indah Kemangi memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Warga tidak hanya mendapatkan tempat rekreasi, tetapi juga peluang untuk meningkatkan pendapatan melalui aktivitas usaha di kawasan wisata.
“Sejak adanya Pantai Indah Kemangi, ekonomi masyarakat terangkat,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, Pantai Indah Kemangi tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi bagian dari geliat ekonomi masyarakat Kendal, khususnya ketika aktivitas warga meningkat pada musim tembakau.
Penulis : Tim
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar