Waroeng Semawis Bangkit Lagi, Pecinan Semarang Hidupkan Malam Kota

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : 
Waroeng Semawis adalah destinasi kuliner wajib,bagi anda yang sedang berkunjung di Semarang. (Dok Agus)

Keterangan foto : Waroeng Semawis adalah destinasi kuliner wajib,bagi anda yang sedang berkunjung di Semarang. (Dok Agus)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Setelah lama vakum, Waroeng Semawis akan kembali menyapa warga dan wisatawan pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di kawasan Pecinan, Kota Semarang.

Kembalinya ikon kuliner malam ini bukan hanya menghadirkan sajian khas dan hiburan budaya, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif serta revitalisasi ruang publik di pusat kota.

Acara pembukaan akan digelar meriah namun tetap sederhana, melibatkan Pemerintah Kota Semarang dan Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (KOPI Semawis). Agenda yang disiapkan meliputi kuliner khas Semarang, pameran seni dan kerajinan, hingga atraksi budaya seperti barongsai, musik tradisional, dan tari kreasi.

“Revitalisasi ini bukan sekadar membuka ruang kuliner malam, tetapi juga menghidupkan kembali identitas Pecinan sebagai simbol keberagaman dan kebanggaan warga,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu.

Pasar Semawis hadir dengan wajah lebih tertata. Penataan trotoar, jalur pedestrian, ornamen lampu, hingga estetika kawasan diatur untuk menciptakan suasana ramah bagi semua kalangan.

Gang Warung, yang dahulu dikenal sebagai pusat jajanan malam, akan kembali dipenuhi pedagang kuliner lokal, makanan Nusantara, hingga sajian khas Tionghoa. Meski jumlah stan belum diumumkan, pihak penyelenggara memastikan penyusunan agenda dilakukan bersama antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha kecil.

Lebih dari sekadar destinasi kuliner, Waroeng Semawis diharapkan menjadi ruang temu warga, seniman, dan komunitas untuk mengekspresikan identitas budaya. Kehadirannya juga dipandang sebagai langkah strategis dalam memulihkan daya tarik Pecinan sebagai kawasan wisata malam unggulan Semarang.

“Kami mengundang seluruh warga dan wisatawan untuk hadir dan merayakan bersama. Waroeng Semawis bukan hanya waroeng, tapi ruang hidup masyarakat,” ujar perwakilan KOPI Semawis.

Dengan kembalinya Pasar Semawis pada 4 Oktober 2025, Semarang menegaskan diri sebagai kota yang inklusif, kreatif, sekaligus penuh warna budaya. “Semawis adalah semangat bersama yang tak pernah padam,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Agus

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo
Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja
BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:16 WIB

Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:55 WIB

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Berita Terbaru

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat berdialog dengan petani Papandayan di Garut terkait program pelatihan agroforestry. Minggu, 9 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB