Pasien Operasi Meningkat, RSUD Mataram Luncurkan Si-POdKESt untuk Pangkas Waktu Tunggu

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Si-POdKESt yang dikembangkan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram untuk meningkatkan efektivitas penjadwalan operasi. Senin, 2 Juni 2026.  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Inovasi Si-POdKESt yang dikembangkan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram untuk meningkatkan efektivitas penjadwalan operasi. Senin, 2 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Lonjakan jumlah pasien operasi di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mendorong lahirnya inovasi baru berbasis digital. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram itu kini mengoperasikan Si-POdKESt (Sistem Informasi Penjadwalan Operasi dengan Ketersediaan Linen dan Instrumen) untuk mempercepat dan mengefisienkan layanan bedah.

Sistem ini dirancang menjawab tantangan semakin padatnya jadwal operasi, baik operasi elektif maupun operasi CITO, yang selama ini menuntut koordinasi lintas unit secara cepat dan akurat.

Melalui Si-POdKESt, proses penjadwalan operasi tidak lagi hanya berfokus pada ketersediaan ruang operasi. Sistem juga memantau kesiapan dokter operator, ketersediaan linen steril, hingga instrumen bedah secara real time.

Pencetus inovasi tersebut, apt. LL. Joko Raharjo, S.Farm., mengatakan transformasi layanan kesehatan harus diiringi penguatan koordinasi antarunit agar pelayanan kepada pasien berjalan optimal.

“Transformasi pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara tentang teknologi medis yang canggih, tetapi juga bagaimana membangun kolaborasi antarunit agar pelayanan kepada pasien berjalan optimal. Si-POdKESt hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui sistem yang terintegrasi,” ujar Joko Raharjo.

Menurutnya, meningkatnya jumlah pasien operasi membuat rumah sakit membutuhkan sistem yang mampu memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

“Peningkatan jumlah pasien operasi di RSUD Kota Mataram menuntut adanya sistem pengelolaan yang mampu memastikan kesiapan pelayanan operasi secara menyeluruh, mulai dari pendaftaran pasien, verifikasi jadwal berdasarkan kesiapan operator, hingga ketersediaan linen dan instrumen steril,” katanya.

Joko mengungkapkan salah satu kendala yang selama ini kerap muncul dalam pelayanan operasi adalah sinkronisasi antarunit yang belum berjalan optimal.

“Selama ini salah satu tantangan dalam pelayanan operasi adalah sinkronisasi antarunit. Dengan Si-POdKESt, seluruh proses dapat dipantau secara bersama sehingga meminimalkan keterlambatan operasi dan meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien,” jelasnya.

Tak hanya berorientasi pada efisiensi layanan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari transformasi digital kesehatan yang sedang dikembangkan rumah sakit.

“Sistem ini dirancang secara berkelanjutan agar mampu mendukung pelayanan operasi yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tegasnya.

Dengan penerapan Si-POdKESt, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram berharap waktu tunggu pasien operasi dapat ditekan, jadwal tindakan berjalan lebih tepat, serta kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat. “Langkah ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor kesehatan bukan sekadar modernisasi sistem, melainkan upaya nyata menghadirkan layanan yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat, “pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru