Pasuruan Raih Anugerah Ekonomi Terpuji detikJatim Awards 2025, Berkat Sekolah Lapang Peternakan

Kamis, 6 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menerima Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikJatim Awards 2025 dari Direktur Utama detikcom, Abdul Aziz, dalam malam penganugerahan di Hotel Grand Mercure Malang, Rabu (5/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menerima Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikJatim Awards 2025 dari Direktur Utama detikcom, Abdul Aziz, dalam malam penganugerahan di Hotel Grand Mercure Malang, Rabu (5/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mengangkat kualitas peternak lokal berbuah manis. Melalui inovasi pendidikan berbasis praktik di lapangan, Pasuruan dinobatkan sebagai penerima Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikJatim Awards 2025, menegaskan posisi daerah ini sebagai salah satu motor penggerak ekonomi agrikultur di Jawa Timur.

Malam penganugerahan yang digelar di Hotel Grand Mercure Malang pada Rabu (5/11/2025) menjadi panggung kehormatan bagi berbagai tokoh dan institusi yang berkontribusi dalam kemajuan ekonomi Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menerima langsung penghargaan dari Direktur Utama detikcom Abdul Aziz, mewakili Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan Pasuruan mengembangkan Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi, sebuah program kolaboratif yang melibatkan akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Program ini dijalankan di 12 titik wilayah peternakan dan dirancang sebagai wadah pembelajaran praktis bagi peternak agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya, program ini tak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menghadirkan inovasi di lapangan mulai dari pengelolaan pakan, pengendalian penyakit hewan, hingga digitalisasi rantai pasok hasil ternak. Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap peserta memahami pendekatan peternakan modern tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Pasuruan.

Wakil Bupati Shobih Asrori dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.

“Kami tidak bekerja sendiri. Ada peran universitas, kelompok tani, hingga komunitas peternak muda yang ikut berinovasi. Program ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi ekonomi rakyat,” ujarnya.

Program Sekolah Lapang Peternakan ini menyasar tujuh komoditas unggulan: sapi perah, sapi potong, kambing, domba, unggas pedaging, unggas petelur, dan ulat sutera. Pendekatan yang terintegrasi tersebut dianggap berhasil meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperluas akses pasar bagi peternak kecil. Dampaknya, sektor peternakan rakyat di Pasuruan kini mulai menunjukkan tren pertumbuhan positif baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan.

Selain Pasuruan, detikJatim Awards 2025 juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh dan institusi yang dinilai berperan penting dalam pembangunan daerah. Salah satunya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, yang juga menerima penghargaan di kategori serupa.

Tahun ini, detikJatim Awards menghadirkan enam kategori utama: Inovasi Pembangunan Terpuji, Ekonomi Terpuji, Bisnis Terpuji, Figur Akselerator Kemajuan, Komunitas Penggerak Terdepan, dan Anugerah Adiluhung. Kategori terakhir diberikan khusus bagi para Masyayikh serta tokoh pejuang bangsa sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan daerah.

Anugerah bagi Kabupaten Pasuruan bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan terhadap kerja nyata dalam membangun ekonomi berbasis kemandirian lokal. Program Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan berkelanjutan.

Shobih Asrori menutup pernyataannya dengan penuh optimisme.
“Kami akan terus memperluas cakupan program ini ke lebih banyak wilayah dan komoditas. Tujuan kami sederhana: menjadikan peternakan rakyat sebagai tulang punggung ekonomi Pasuruan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru