Peluang Kerja Makin Besar, Alumni MagangHub Bisa Kantongi Sertifikat BNSP Gratis

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan program sertifikasi kompetensi BNSP gratis bagi alumni MagangHub, Minggu, 31 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan program sertifikasi kompetensi BNSP gratis bagi alumni MagangHub, Minggu, 31 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kabar baik bagi ribuan alumni Program Magang Nasional (MagangHub). Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan peserta yang telah menyelesaikan program pemagangan kini dapat memperoleh sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis.

Langkah ini dinilai menjadi upaya strategis pemerintah untuk memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat. Sertifikasi kompetensi tidak hanya menjadi bukti keterampilan, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi lulusan magang untuk masuk ke dunia industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, sertifikasi kompetensi merupakan bagian penting yang melengkapi sertifikat kelulusan MagangHub.

“Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja,” kata Yassierli dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, alumni MagangHub dapat mengajukan sertifikasi melalui pendaftaran daring dengan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang sesuai dengan bidang keahlian dan pengalaman kerja selama mengikuti pemagangan.

Setelah proses pendaftaran selesai, peserta wajib mengikuti uji kompetensi secara tatap muka di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker.

“Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah,” ujarnya.

Sebanyak 21 balai pelatihan vokasi disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Enam di antaranya merupakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang berada di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang.

Sementara itu, 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) lainnya tersebar di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli menegaskan seluruh proses sertifikasi tersebut tidak dipungut biaya. Kebijakan ini diharapkan mampu menghilangkan hambatan akses bagi peserta yang ingin memperoleh pengakuan resmi atas kompetensi yang telah mereka kuasai selama mengikuti program magang.

“Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri,” katanya.

Pemerintah juga terus memperluas jangkauan Program MagangHub pada 2026 dengan target mencapai 150 ribu peserta. Bersamaan dengan itu, proses penyelesaian program kini diperkuat melalui integrasi sertifikasi kompetensi agar lulusan tidak hanya memiliki pengalaman kerja, tetapi juga pengakuan formal yang diakui industri.

“Penting bagi lulusan MagangHub untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kerja,” ujar Yassierli.

Di tengah kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompetitif, kebijakan sertifikasi gratis ini menjadi peluang besar bagi alumni MagangHub untuk meningkatkan nilai jual mereka di mata perusahaan.
“Dengan keterampilan yang teruji dan sertifikasi yang diakui secara nasional, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik diharapkan semakin terbuka,”pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Berita Terbaru