Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Dikebut, AHY dan Bupati Subandi Kawal Hingga Rampung

Kamis, 25 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY meninjau pembangunan Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY meninjau pembangunan Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah pusat memastikan pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus berjalan sesuai target. Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai sekitar Rp122 miliar itu kini telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan selesai dalam beberapa bulan mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau langsung lokasi pembangunan Ponpes Al-Khoziny, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan itu, AHY didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, jajaran kementerian terkait, Forkopimda Sidoarjo, serta pengurus pondok pesantren.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memenuhi standar kualitas dan keselamatan konstruksi. Pemerintah menargetkan fasilitas baru yang dibangun dapat memberikan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan layak bagi para santri.

“Saat ini progresnya sudah lebih dari 50 persen. Tentunya kita ingin menuntaskan proyek pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Kabupaten Sidoarjo. Semoga membawa keberkahan bagi para santri dan masyarakat sekitar, dari musibah menjadi berkah,” ujar AHY.

Menurutnya, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny tidak hanya menggantikan bangunan yang ada sebelumnya, tetapi juga menghadirkan sarana pendidikan dan keagamaan yang lebih representatif. Seluruh fasilitas dirancang untuk menunjang kegiatan belajar, pembinaan karakter, dan aktivitas keagamaan santri.

AHY menjelaskan, proyek tersebut mencakup tiga bangunan utama yang saling terintegrasi. Bangunan pertama berupa asrama santri dengan kapasitas sekitar 830 hingga 850 penghuni yang mencakup santri tingkat MI, MTs, MA hingga sebagian tenaga pengajar.

Selain asrama, pemerintah membangun masjid empat lantai yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.200 jamaah. Fasilitas tersebut akan menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus pembinaan spiritual bagi santri.

Adapun bangunan ketiga berupa ruang-ruang kelas yang dirancang lebih nyaman dan representatif. Setiap ruang kelas diperkirakan dapat menampung sekitar 30 santri untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

Sebelum peninjauan dilakukan, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny. Ia menilai proyek tersebut menjadi bentuk dukungan negara terhadap peningkatan kualitas pendidikan pesantren.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menko AHY. Kami sangat mendukung pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny sebagai bentuk kepedulian bersama agar para santri mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih baik, aman, dan nyaman,” kata Subandi.

Subandi menegaskan Pemkab Sidoarjo akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mengawal proses pembangunan hingga selesai. Menurutnya, keberadaan fasilitas baru diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

AHY juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar menjaga kualitas pekerjaan dan mematuhi standar keselamatan konstruksi. “Saya berpesan agar seluruh proses pembangunan diselesaikan dengan sebaik mungkin. Tidak boleh ada yang sembarangan. Semua harus sesuai standar keselamatan,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Berita Terbaru