Pemkab Bangkalan Terjunkan Tim Bantu Pengungsi Erupsi Semeru Lumajang

Minggu, 30 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Bangkalan menyalurkan bantuan logistik untuk pengungsi erupsi Semeru di Desa Supiturang, Lumajang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD Bangkalan menyalurkan bantuan logistik untuk pengungsi erupsi Semeru di Desa Supiturang, Lumajang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id — Penanganan bencana erupsi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru kembali memperlihatkan kuatnya solidaritas antardaerah. Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengirimkan tim kemanusiaan untuk membantu para pengungsi di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jumat (28/11/2025).

Sejak pagi, tim gabungan terdiri dari tiga personel BPBD Bangkalan dan sembilan relawan telah bergerak di titik pengungsian SMPN 2 Dusun Kali Lengkong, Desa Sumber Urip. Salah satu prioritas mereka adalah membantu mobilisasi anak-anak menuju sekolah darurat di Dusun Sumber Urip, Desa Supiturang, yang berjarak sekitar delapan kilometer. Layanan antar-jemput ini dibuka sejak pukul 07.00 WIB.

“Anak-anak tetap ingin belajar meskipun berada di situasi sulit. Kami berusaha memastikan mereka tetap bisa bersekolah dengan aman,” ujar seorang petugas BPBD Bangkalan di lokasi. Ia menambahkan, motivasi belajar para siswa menjadi dorongan utama bagi petugas untuk menjaga kelangsungan pendidikan dasar di tengah masa darurat.

Di sisi lain, kebutuhan logistik para pengungsi juga menjadi perhatian. Pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, tim BPBD Bangkalan menyalurkan berbagai bantuan untuk warga yang mengungsi di Dusun Sumber Sari, Desa Supiturang. Bantuan tersebut meliputi 50 terpal, 40 selimut, 7 matras, 172 pack masker, 60 set mainan anak, 69 bola, dan 60 pompa bola. Paket bantuan ini sengaja disusun untuk memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal sementara sekaligus dukungan psikososial anak-anak.

Menurut seorang relawan yang ikut bergerak, kondisi lapangan cukup menantang. Jalan sempit, tanjakan dan turunan curam, hingga hujan yang hampir terjadi setiap hari membuat distribusi bantuan memerlukan kewaspadaan tinggi. “Medannya berat, tetapi semangat kemanusiaan selalu lebih besar. Yang penting, semua bantuan sampai langsung ke tangan pengungsi,” ujarnya.

Kepala BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, memberikan apresiasi kepada tim yang bertugas dan menegaskan bahwa kehadiran mereka di Lumajang adalah wujud nyata solidaritas. “Saudara-saudara kita di Lumajang sedang menghadapi ujian besar. Sudah sewajarnya kita hadir membantu, bukan hanya dari jauh, tetapi turun langsung memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” katanya.

Zainul menambahkan bahwa pendidikan anak-anak di lokasi pengungsian menjadi perhatian utama tim. “Kami tidak ingin anak-anak kehilangan hak belajarnya. Kehadiran tim Bangkalan bukan hanya membawa logistik, tapi juga memastikan layanan pendidikan darurat berjalan,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa Pemkab Bangkalan akan terus memantau perkembangan situasi Semeru dan siap memberikan dukungan lanjutan bila kondisi di lapangan mengharuskan. “Terima kasih kepada relawan yang telah meluangkan tenaga dan waktunya. Inilah bentuk gotong royong yang harus terus dijaga,” ujar Zainul.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui BPBD menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dalam setiap upaya kemanusiaan, baik di dalam wilayahnya sendiri maupun di daerah lain yang terdampak bencana. “Tugas kemanusiaan tidak mengenal batas administratif. Selama ada masyarakat yang membutuhkan, kami akan berusaha membantu,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Lebaran
Pesan Almursyid di Pengajian Jamu Taqwa NTB, Pentingnya Menjaga Washilah kepada Guru
Pesan Bupati Pasuruan untuk 900 Mahasiswa Yudharta: Kurangi Scrolling, Perbanyak Baca Buku
Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:00

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Lebaran

Kamis, 17 September 2026 - 19:30

Pesan Almursyid di Pengajian Jamu Taqwa NTB, Pentingnya Menjaga Washilah kepada Guru

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Berita Terbaru