MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjajaki penguatan sinergi dengan Bank UMKM Jatim untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM).
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, dengan Direktur Kepatuhan Bank UMKM Jatim, Muhammad Amin, di Ruang Kerja Sri Rajasa, Kantor Bupati Malang, Kamis (22/10).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha di Kabupaten Malang agar dapat mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Lathifah Shohib berharap, sinergi dengan Bank UMKM Jatim dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM dan IKM untuk memperoleh akses permodalan sesuai kebutuhan usaha.
“Kami berharap sinergi dengan Bank UMKM Jatim dapat memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dan IKM di Kabupaten Malang. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, para pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran,” ujar Lathifah Shohib.
Akses permodalan menjadi salah satu faktor yang dapat menunjang keberlangsungan usaha. Dengan dukungan pembiayaan yang sesuai, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat daya saing produk lokal.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank UMKM Jatim, Muhammad Amin, menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan UMKM melalui layanan pembiayaan dan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
“Kami berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui layanan pembiayaan dan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dapat memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong UMKM agar tumbuh lebih produktif dan mandiri,” kata Muhammad Amin.
Selain akses permodalan, pengembangan UMKM juga perlu didukung pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan perencanaan usaha. Literasi keuangan dapat membantu pelaku usaha mengelola modal secara lebih terukur dan menyesuaikan penggunaan dana dengan kebutuhan produktif.
“Pengembangan UMKM tidak hanya membutuhkan akses permodalan, tetapi juga pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik. Karena itu, literasi keuangan perlu diperkuat agar pelaku usaha mampu mengelola modal secara bijak dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujarnya
Penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan UMKM dan IKM di Kabupaten Malang. Dukungan tersebut juga diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas serta memperluas pasar.
Adapun rincian skema pembiayaan, target penerima manfaat, dan bentuk kerja sama konkret belum tercantum dalam bahan informasi yang tersedia.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar