Pemkab Pasuruan Gelar Operasi Pasar Ramadhan, Harga Sembako Stabil dan Terjangkau

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga mengantri di gerai Operasi Pasar Ramadan Pasuruan, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ratusan warga mengantri di gerai Operasi Pasar Ramadan Pasuruan, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan menggelar Operasi Pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yakni 25 Februari di Pasar Grati, 26 Februari di Pasar Winongan, dan 27 Februari di Pasar Ngempit.

Pantauan di Pasar Ngempit, Jumat (27/2/2026) pagi, ratusan warga terlihat mengantri dengan tertib di gerai operasi pasar. Warga hanya perlu membawa KTP elektronik untuk memperoleh kuota pembelian tiga komoditas utama: beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp58.000, minyak goreng kemasan 1 liter Rp15.500, dan gula pasir 1 kg Rp15.000. Harga ini lebih murah dibandingkan harga pasar reguler, dengan selisih antara Rp1.000 hingga Rp4.000 per komoditas.

“Murah sekali, selisihnya terasa nyata dibandingkan beli di toko atau pasar biasa,” kata Wahyuni, warga Plinggisan, saat mengantri di lokasi.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menjelaskan bahwa Operasi Pasar digelar untuk menekan laju inflasi yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjamin ketersediaan stok pangan dan mencegah praktik penimbunan atau spekulan harga.

“Kami memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia merata di seluruh pasar. Operasi ini juga untuk menekan lonjakan harga dan menjamin masyarakat mendapat barang dengan harga wajar,” ujarnya.

Menurut Taufiqul Ghoni, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan menengah ke bawah, sekaligus memperkuat pengawasan distribusi pangan.

“Kehadiran pemerintah melalui operasi pasar menunjukkan komitmen untuk melindungi masyarakat dari fluktuasi harga yang tidak terkendali. Kami juga melakukan pemantauan langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan,” tegasnya.

Selain menjaga harga, operasi pasar ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memahami peran pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pokok, sehingga tercipta kesadaran kolektif dan stabilitas ekonomi lokal selama Ramadhan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru