Pemkab Sidoarjo Genjot Sensus Ekonomi 2026, Data Warga Jadi Penentu Arah Kebijakan

Jumat, 17 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi menerima audiensi BPS terkait kesiapan Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (16/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi menerima audiensi BPS terkait kesiapan Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (16/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS) mulai Mei mendatang. Pendataan ini dinilai krusial karena menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi, pelayanan publik, hingga strategi penciptaan lapangan kerja.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, sensus ekonomi bukan sekadar agenda administratif tahunan. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi gambaran nyata kondisi usaha masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, hingga perusahaan besar.

“Sensus Ekonomi 2026 sangat penting untuk mengetahui perkembangan sekaligus potensi ekonomi di Sidoarjo. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar,” ujar Subandi saat menerima audiensi BPS Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (16/4/2026).

Ia menilai, keterlibatan warga sangat menentukan kualitas hasil sensus. Jika data yang masuk lengkap dan akurat, pemerintah dapat menyusun program bantuan usaha, penguatan investasi, hingga pengembangan sektor unggulan secara lebih tepat sasaran.

Bagi masyarakat, manfaat sensus ini bukan hanya angka statistik. Data tersebut akan digunakan untuk membaca kebutuhan riil di lapangan, seperti akses permodalan UMKM, peluang kerja baru, pemerataan pertumbuhan ekonomi, hingga penguatan daya saing daerah.

Kepala BPS Sidoarjo Bagyo Trilaksono menjelaskan, pendataan akan mencakup seluruh sektor usaha tanpa terkecuali. Mulai dari pertanian, industri, perdagangan, jasa, hingga usaha rumahan akan masuk dalam pemetaan ekonomi daerah.

“Semua sektor akan dicakup, mulai dari pertanian, industri, perdagangan, hingga jasa. Ini penting untuk memotret struktur ekonomi secara utuh,” jelas Bagyo.

Menurutnya, hasil sensus tidak hanya dibutuhkan pemerintah daerah, tetapi juga pemerintah pusat, investor, hingga pelaku usaha sebagai acuan mengambil keputusan strategis. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Dengan sinergi pemerintah, BPS, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi pijakan kuat bagi pertumbuhan ekonomi Sidoarjo yang lebih merata, berkelanjutan, dan tahan menghadapi tekanan global.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru