Pemkab Sidoarjo Perketat Pengawasan Dapur MBG Bersertifikat

Rabu, 4 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tetap memperketat pengawasan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pemeriksaan berkala dilakukan untuk memastikan kebersihan dan keamanan makanan bagi penerima manfaat tetap terjaga.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, sertifikasi SLHS merupakan salah satu upaya memastikan makanan yang diproduksi dan disalurkan melalui program MBG memenuhi standar higiene dan sanitasi.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendorong pemenuhan SLHS kepada seluruh SPPG. Langkah ini untuk memastikan seluruh SPPG memenuhi standar higiene dan sanitasi sehingga keamanan makanan bagi penerima manfaat dapat tetap terjaga,” kata Subandi, Selasa (4/11/2026).

Dia meminta seluruh SPPG memenuhi persyaratan sertifikasi. Pemkab juga akan mengawal proses penerbitan SLHS sekaligus memastikan dapur yang telah mendapatkan sertifikat tetap mempertahankan standar kelayakan sanitasi.

“Jangan sampai ada SPPG yang tidak mendapatkan SLHS,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Inensa Khoirul Harap, mengungkapkan sebanyak 142 SPPG telah mengantongi SLHS.

Adapun lima dapur masih dalam proses pengajuan, dua lainnya menunggu penerbitan sertifikat, sedangkan tiga SPPG belum mengajukan permohonan.

Untuk mempercepat pemenuhan persyaratan, tim kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan bersama sanitarian Puskesmas di masing-masing wilayah akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pengelola dapur MBG.

Proses pemenuhan standar kesehatan tersebut meliputi Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), pelatihan keamanan pangan bagi penjamah makanan, serta pengujian kualitas pangan dan air melalui laboratorium daerah.

Sertifikat SLHS diterbitkan setelah seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi. Pemkab Sidoarjo berharap pengawasan berkelanjutan dapat menjaga kualitas pengolahan makanan MBG sekaligus mencegah risiko gangguan kesehatan bagi penerima manfaat.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

RSUD Ruslan Mataram Pelajari 5 Strategi Tata Kelola BLUD di Semarang
Pemkab Sidoarjo Perkuat Perlindungan Lansia, Masa Tua Harus Bermartabat
GOW Lamongan Ajak Perempuan Raup Penghasilan Lewat Affiliate Shopee
Anggota DPD RI Lia Istifhama Gaungkan Lestari Hutan Kita, Khofifah Tanam 8.100 Mangrove di Probolinggo
500 Sertifikat Tanah Dibagikan di Kepulungan, 1.300 Berkas Menyusul
KORPRI Lamongan Siapkan Satgas dan Pendampingan Hukum untuk Lindungi ASN
Khofifah Tinjau Rumah Musripa, Keluarga Tukang Becak Terima Bantuan Rutilahu Rp25 Juta
Hampir Sebulan Serumah, Warga Jarin Berat Berpisah dengan Prajurit TMMD

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:00

RSUD Ruslan Mataram Pelajari 5 Strategi Tata Kelola BLUD di Semarang

Rabu, 4 November 2026 - 20:27

Pemkab Sidoarjo Perkuat Perlindungan Lansia, Masa Tua Harus Bermartabat

Rabu, 4 November 2026 - 20:19

Pemkab Sidoarjo Perketat Pengawasan Dapur MBG Bersertifikat

Rabu, 4 November 2026 - 20:09

GOW Lamongan Ajak Perempuan Raup Penghasilan Lewat Affiliate Shopee

Rabu, 4 November 2026 - 19:41

Anggota DPD RI Lia Istifhama Gaungkan Lestari Hutan Kita, Khofifah Tanam 8.100 Mangrove di Probolinggo

Berita Terbaru