Pemukiman Warga Bandengan Kendal Terendam Banjir Rob, Warga Minta Percepat Penanganan

Rabu, 21 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Banjir Rob di Kelurahan Bandengan Kendal. (RadarBangsa.co.id).

Kondisi Banjir Rob di Kelurahan Bandengan Kendal. (RadarBangsa.co.id).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Nasib pilu kembali menyelimuti sejumlah warga Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, banjir rob kembali merendam tempat pemukiman warga, Rabu (21/5/2025).

Air laut naik sejak pukul 13.00 Waktu setempat, menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Tragedi rob bukan hal baru bagi warga Bandengan. Berada di wilayah pesisir, kelurahan ini hampir tak pernah luput dari ancaman rob yang datang tanpa ampun.

Kali ini, wilayah RW 2, RW 3, dan RW 4 menjadi titik terparah dari genangan kembali merenggut kenyamanan hidup warga.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kendal, Triono, menyatakan bahwa rob datang secara tiba-tiba dan cepat masuk ke rumah-rumah.

“Air mulai naik sekitar pukul satu siang. Dalam waktu singkat, rumah warga sudah tergenang. Tingginya mencapai 70 cm,” tutur Triono dengan nada prihatin.

Ia berharap program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), yang merupakan program dari pemerintah pusat, dapat segera dilanjutkan.

“Kami butuh dukungan pemerintah daerah agar program ini bisa benar-benar menyentuh warga pesisir seperti kami,” imbuhnya.

Sementara, Ketua RT 5 RW 4, Nur Adzim, mengaku tak kuasa menyaksikan penderitaan warganya yang kembali berjibaku dengan air rob.

“Ini bukan sekali dua kali. Kami sudah terlalu sering. Rumah tergenang, perabot rusak, anak-anak susah tidur. Kami mohon perhatian serius dari pemerintah,” ucapnya lirih.

Dengan demikian, warga Bandengan,pun hanya bisa berharap ada solusi nyata yang segera diwujudkan.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru