Penataan Ruang Pasar Weleri Kendal Dikeluhkan Pedagang, Akses Lorong Sempit dan Tangga Tidak Efisien

- Redaksi

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Weleri Kabupaten Kendal, tampak sepi, pedagang keluhkan. (RadarBangsa.co.id/Poto IG)

Pasar Weleri Kabupaten Kendal, tampak sepi, pedagang keluhkan. (RadarBangsa.co.id/Poto IG)

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Penataan ruang di Pasar Weleri, Kabupaten Kendal, menuai keluhan dari para pedagang lantaran dinilai tidak nyaman dan menyulitkan aktivitas perdagangan.

Keluhan ini muncul setelah pembangunan pasar yang menghabiskan miliaran rupiah dinilai belum maksimal dalam menyediakan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Weleri, Jhony Widiyanto, menyebutkan bahwa lorong-lorong di dalam pasar terlalu sempit, hanya sekitar dua meter, sehingga menyulitkan akses antarblok.

“Penataan ruang pasar ini terlalu sempit, terutama lorong-lorong jalannya. Hanya sekitar dua meter lebarnya, jadi akses antarblok sangat tidak mudah,” ujar Jhony Widiyanto, Selasa 17 Desember 2024.

Lanjutnya, Jhony juga menyoroti keberadaan tangga menuju lantai dua yang hanya ditempatkan di pojok-pojok pasar. Kondisi ini dinilai membuat akses naik dan turun menjadi tidak efisien karena pengunjung harus memutar jauh.

Menurut Jhony, hal ini berbeda dengan bangunan pasar lama yang menyediakan tangga di bagian tengah, sehingga memudahkan akses bagi pedagang maupun pembeli.

Akibat buruknya akses tersebut, pedagang di lantai dua kini mulai mengeluhkan sepinya pengunjung. Jhony berharap pemerintah segera merespons permasalahan ini dan membenahi penataan ruang pasar agar lebih nyaman dan efisien.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan membenahi hal ini agar pedagang dan pembeli senang berbelanja di Pasar Weleri,” tambah Jhony.

“Dengan adanya perbaikan akses dan penataan yang lebih baik, para pedagang optimistis Pasar Weleri dapat kembali ramai pengunjung dan mampu meningkatkan perekonomian mereka,”tandas Jhony.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penataan Ruang Pasar Weleri Kendal Dikeluhkan Pedagang, Akses Lorong Sempit dan Tangga Tidak Efisien

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid saat dialog dengan pelajar di Lombok Tengah, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB