Pencairan Dana Banpol di Lamongan : 10 Parpol Rp 1,7,M, dan 20 Lsm Rp 200 Juta

- Redaksi

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Ormas dan LSM saat mengikuti kegiatan sosialisasi pembinaan di Rays UMM Hotel Malang (IST)

Sejumlah Ormas dan LSM saat mengikuti kegiatan sosialisasi pembinaan di Rays UMM Hotel Malang (IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id- Dana Bantuan Politik (Banpol) untuk partai politik (Parpol) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Lamongan tahun 2022 ini sudah dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo menjelaskan, dana bantuan politik (Banpol) dari Pemkab Lamongan sudah cair untuk masing-masing parpol dan LSM.

“Dana banpol partai politik (Parpol) kurang lebih sekitar Rp 1,7 Miliar. Sudah terealisasi semuanya dan sudah cair diberikan kepada 10 parpol yang ada di Lamongan. Kalau banpol untuk LSM masing-masing mendapatkan dana kisaran Rp 10 jutaan,” ujar Dianto, Rabu (10/8).

Dianto mengatakan, sementara untuk LSM yang mendapatkan dana banpol tahun 2022 ini yakni ada sebanyak 20 lembaga swadaya masyarakat. Namun penerimaan banpol tidaklah sama.

“Terkait dengan penggunaanya tentunya sesuai dengan bidang mereka masing-masing. Bisa dalam bentuk pembinaan dan juga kegiatan sosialisasi lainnya. Kami berharap bantuan dana hibah untuk parpol dan LSM tersebut dapat dimanfaatkan dengan seoptimal mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan sosialiasi pembinaan ormas dan LSM yang diadakan Bakesbangpol Lamongan di Rays UMM Hotel Malang mulai kemarin hingga hari ini Rabu (10/8) Dianto juga berpesan, agar ormas atau LSM memberikan kontribusi positif untuk kesejahteraan masyarakat Lamongan.

“Sosialisasi pembinaan tersebut sangatlah penting diadakan, paling tidak untuk merefresh kembali terkait bagaimana peran masing-masing lembaga swadaya masyarakat. Tentunya sesuai dengan pasionnya masing-masing,” ucap Dianto.

Menurut dia, salah satunya juga sebagai upaya untuk mensosialisasikan undang-undang serta tata kelola keormasan dalam rangka menumbuhkembangkan kecintaan terhadap tanah air kita.

“Senantiasa membina kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Setidaknya kegiatan ini dapat memberikan gambaran kepada masyarakat agar bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Dianto menambahkan, sosialisasi pembinaan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkembangkan rasa solidaritas, cinta pada tanah air indonesia dan kegotongroyongan di tengah masyarakat.

Lainnya:

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:28 WIB

16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru