Pengabdian 33 Tahun Sekda Madiun Ditutup dengan Suasana Haru

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pendopo Muda Graha, Madiun, berubah menjadi ruang penuh keharuan pada Kamis (27/11/2025) ketika Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar acara pelepasan purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Tontro Pahlawanto. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang seorang birokrat yang dikenal disiplin, tegas, dan berintegritas.

Acara yang dihadiri jajaran pimpinan daerah itu menghadirkan testimoni para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui tayangan videotron. Dalam rekaman tersebut, banyak pejabat menyebut Tontro bukan sekadar atasan, tetapi juga figur pembimbing yang tak segan turun langsung memberi contoh. Mereka mengenalnya sebagai sosok dengan etos kerja kuat dan keteladanan yang membentuk kultur kerja pemerintahan setempat.

Mengawali sambutannya, Tontro menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan mengabdi selama 33 tahun. Ia menekankan bahwa kepemimpinan di era saat ini tidak lagi berpijak pada jabatan semata, tetapi pada kemampuan melayani masyarakat secara utuh dan transparan.

“Sekarang pemimpin itu pelayan rakyat. Siapapun yang memegang amanah harus sabar, konsisten, dan memahami batas tugasnya. Saya berharap seluruh OPD menjaga komunikasi dan tetap solid menjalankan program daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, dinamika birokrasi kerap menuntut ketegasan, namun semua itu dijalankan demi kepentingan publik.

“Jika selama saya bertugas ada yang terluka atau tersinggung, saya mohon maaf. Kalau ada tindakan yang terasa tegas, itu semata bagian dari tugas. Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas kerja sama dan dukungan selama ini,” ungkapnya.

Bupati Madiun dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Tontro. Baginya, dedikasi Sekda selama tiga dekade mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan yang digariskan Ki Hajar Dewantara: memberi teladan di depan, membangun semangat di tengah, serta memberikan dorongan dari belakang.

Menurut Bupati, sosok Tontro juga dikenal memiliki kepekaan tinggi terhadap isu dan dinamika pemerintahan, bahkan kerap menyelesaikan persoalan sebelum arahan diberikan.

“Beliau ini termasuk orang yang tanggap ing sasmito. Sebelum saya bicara, beliau sudah paham apa yang harus dikerjakan. Ini bukan hanya kemampuan administratif, tetapi intuisi kuat yang layak ditiru generasi berikutnya,” tuturnya.

Bupati menambahkan bahwa perjalanan seorang aparatur negara tidak berakhir di meja administrasi. Menurutnya, purna tugas adalah perpindahan peran, bukan perpisahan nilai.

“Purna tugas hanya persoalan administrasi, tetapi persaudaraan tetap ada. Semoga Pak Sekda sehat, panjang umur, dan terus memberi inspirasi bagi kami semua,” ucapnya sebelum menyerahkan cinderamata sebagai bentuk penghargaan.

Sejumlah pejabat juga menyampaikan harapan agar pengalaman dan pemikiran Tontro tetap dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah, meski tidak lagi berada dalam struktur formal pemerintahan. Banyak yang menilai bahwa ketenangannya dalam mengambil keputusan menjadi salah satu teladan yang membangun birokrasi Kabupaten Madiun.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan, sementara suasana hangat masih terasa di antara para tamu undangan. Momen itu menandai berakhirnya tugas resmi seorang birokrat yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan publik.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:08 WIB

Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Berita Terbaru