Pengen Jadi Sinok-Sinang Kendal ? Ini Syarat yang Sering Bikin Gagal !

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Usia maksimal 25 tahun dan tinggi badan minimal 165 cm bukan sekadar angka. Syarat ini menjadi gerbang awal bagi siapa pun yang ingin tampil sebagai wajah pariwisata Kendal lewat ajang Duta Wisata 2025.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai latar belakang unjuk diri untuk merebut posisi sebagai Sinok dan Sinang Kendal.

Menurut Ahmad Syahrul Falah dari Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, proses seleksi tak sekadar menilai penampilan fisik.

Para peserta dituntut memiliki kualitas komunikasi, wawasan lokal, hingga sikap melayani.

“Mereka akan menjadi wajah pariwisata Kendal. Syaratnya bukan cuma menarik secara penampilan, tapi juga harus cakap berbicara, memahami daerahnya, dan siap jadi pelayan informasi,” ujar Syahrul, Kamis 24/7/2025,di Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Baca Juga  Akses Jalan Menuju Arjuna Agro Techno Park Kini Mulus, Wisatawan Dipersilakan Berkunjung

Untuk bisa ikut serta dalam ajang ini, peserta wajib berusia antara 16 hingga 25 tahun. Tinggi badan pun menjadi syarat penting, minimal 170 cm untuk pria dan 165 cm untuk wanita.

“Usia muda masih segar dan mudah dibentuk, itulah mengapa batas usia dibatasi sampai 25 tahun,” jelas Syahrul.

Peserta datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, pegawai instansi pemerintahan, hingga masyarakat umum.

Bahkan beberapa kecamatan turut mengirimkan perwakilannya.

Duta wisata yang terpilih nantinya tak hanya bertugas mempromosikan destinasi lokal.

Mereka juga akan mewakili Kendal di ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah, jika diperlukan.

Baca Juga  Festival Geopark Banyuwangi Dorong Penguatan Ijen menuju Revalidasi UNESCO 2026

Selain itu, pengalaman ini disebut membuka banyak peluang karier.

“Banyak alumni duta wisata yang akhirnya direkrut di sektor perbankan, perhotelan, bahkan bisnis kuliner karena sudah terbiasa tampil dan berbicara di depan publik,” ungkap Syahrul.

Ia menambahkan, setelah masa tugas selesai, para duta tetap terhubung dalam forum komunikasi yang menjadi wadah jejaring, berbagi info kerja, hingga kolaborasi bisnis.

“Pemilihan Duta Wisata Kendal ini ajang tahunan yang, tak hanya cari sosok menawan, tapi juga generasi muda mampu mengangkat budaya dan pariwisata Kendal ke level lebih tinggi,” tandas Syahrul.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pokdarwis Krabat Kranggan Temui DPRD Semarang, Dorong Wisata Pecinan
Tradisi Kitiran Sewu Pasuruan, Seribu Kincir Angin Putar Desa Saat Ramadan
Semarang Konsolidasi Heritage, Pokdarwis Krabat Kranggan Satukan Komitmen Kembangkan Kawasan Kranggan
DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Dampak Media Sosial pada Pariwisata Jawa Timur
Bupati Malang Pimpin Offroad Promosi Jalur Wisata Alam Candi Jawar
Kebun Raya Purwodadi Pasuruan Jadi Pusat Konservasi 10 Ribu Spesimen
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Integrasi Labuan Bajo–Jawa Timur dalam Paket Destinasi Nasional
Seribu Pelari Ramaikan Alfanet Run 2025, Bangkalan Dorong Wisata Olahraga

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:20 WIB

Pokdarwis Krabat Kranggan Temui DPRD Semarang, Dorong Wisata Pecinan

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:24 WIB

Tradisi Kitiran Sewu Pasuruan, Seribu Kincir Angin Putar Desa Saat Ramadan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:05 WIB

Semarang Konsolidasi Heritage, Pokdarwis Krabat Kranggan Satukan Komitmen Kembangkan Kawasan Kranggan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:17 WIB

DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Dampak Media Sosial pada Pariwisata Jawa Timur

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:06 WIB

Bupati Malang Pimpin Offroad Promosi Jalur Wisata Alam Candi Jawar

Berita Terbaru