MATARAM, RadarBangsa.co.id – Pentingnya mengenali perubahan pada tubuh dan tidak menunda pemeriksaan medis menjadi pesan utama dalam talkshow edukasi kanker payudara yang digelar RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP), Rabu (28/10/2026).
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia 2026 tersebut berlangsung di Aula Lantai 5 RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Selain menghadirkan edukasi medis, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi penyintas kanker untuk membagikan pengalaman dalam menghadapi penyakit tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Suwondo Ariyanto, Sp.JP., FIHA., MH.CMC., menekankan pentingnya edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kanker payudara.
“Edukasi mengenai kanker payudara sangat penting agar masyarakat semakin memahami faktor risiko, mengenali perubahan pada tubuh, dan tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini. Semakin cepat perubahan diketahui dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” ujarnya.
Talkshow tersebut mengusung tema Setiap Kisah Unik, Setiap Perjalanan Berarti. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DWP Baiq Cintya Wardani beserta jajaran dan peserta kegiatan.
Edukasi kesehatan disampaikan oleh dr. Made Agus Suanjaya, Sp.B., Subsp.Onk(K), M.H., CMC., dan dr. Larangga Gempa, Sp.PD., FINASIM., F. Onkologi.
Dalam pemaparannya, dr. Made Agus Suanjaya menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kanker payudara, termasuk mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
“Kanker payudara perlu dipahami secara menyeluruh, termasuk bagaimana mengenali tanda dan perubahan yang perlu diwaspadai. Masyarakat hendaknya tidak mengabaikan kondisi yang tidak biasa dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat,” ungkapnya.
Sementara itu, dr. Larangga Gempa menyoroti pentingnya membangun kesadaran kesehatan melalui edukasi dan kepedulian terhadap kondisi tubuh.
“Kesadaran terhadap kesehatan harus dibangun melalui edukasi dan kepedulian terhadap kondisi tubuh sendiri. Apabila menemukan gejala atau perubahan yang tidak biasa, jangan menunda untuk memeriksakan diri kepada tenaga kesehatan,” jelasnya.
Tidak hanya mendapatkan penjelasan dari sisi medis, peserta juga mendengarkan pengalaman Puji Ningtias Pratiwi, penyintas kanker yang hadir untuk membagikan kisah perjuangannya menghadapi penyakit tersebut.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Puji menyampaikan bahwa dukungan orang-orang terdekat memiliki arti penting bagi seseorang yang sedang menjalani perjalanan pengobatan kanker.
“Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda dalam menghadapi kanker. Dukungan keluarga, lingkungan, dan orang-orang terdekat sangat berarti bagi pasien. Kita harus tetap memiliki semangat dan harapan dalam menjalani setiap proses pengobatan,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan kanker tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan moral dan sosial dari keluarga maupun lingkungan sekitar.
Rangkaian acara berlangsung melalui diskusi interaktif antara peserta dan pemateri. Panitia juga membagikan doorprize untuk menambah antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan edukasi kesehatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan payudara, memahami pentingnya deteksi dini, serta tidak menunda konsultasi medis apabila menemukan perubahan yang tidak biasa.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Nutrition, DLP, PT Sanbe Farma, Ferron, dan PT Amerta Indah Otsuka.
Peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat edukasi kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pasien dan penyintas kanker. Pengenalan gejala sejak dini, pemeriksaan medis, serta dukungan lingkungan menjadi bagian penting dalam menghadapi kanker payudara.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar