Perempuan Bangkalan Jadi Kunci Pembangunan, Bupati Tegaskan Peran Kartini

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parade kebaya Ketua TP PKK se-Bangkalan saat peringatan Hari Kartini di Pendopo Agung, Senin (20/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Parade kebaya Ketua TP PKK se-Bangkalan saat peringatan Hari Kartini di Pendopo Agung, Senin (20/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memaknai peringatan Hari Kartini 2026 dengan pendekatan yang lebih substansial. Bertempat di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (20/04), puluhan Ketua TP PKK desa dan kelurahan tampil dalam parade kebaya, namun pesan utamanya menyoroti peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni budaya. Pemerintah daerah menjadikannya sebagai ruang refleksi atas kontribusi perempuan dalam sektor ekonomi keluarga, kesehatan, hingga pendidikan di tingkat akar rumput.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa semangat Kartini harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Perempuan, menurutnya, kini memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan warga.

“Hari Kartini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan. Mereka terlibat langsung dalam sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran TP PKK sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga di desa. Program-program yang dijalankan dinilai berkontribusi dalam menekan angka stunting, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, hingga memperkuat ekonomi berbasis rumah tangga.

Dari sisi dampak publik, keberadaan perempuan dalam struktur sosial dinilai mampu mempercepat distribusi program pemerintah hingga ke lapisan terbawah. Hal ini menjadi kunci dalam memastikan kebijakan tidak berhenti di tingkat administratif, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain parade, kegiatan juga dirangkai dengan momen kebersamaan yang mempererat jejaring antar kader PKK. Pemerintah berharap sinergi ini memperkuat implementasi program berbasis masyarakat di seluruh wilayah Bangkalan.

“Perempuan Bangkalan harus terus berdaya, mandiri, dan menjadi penggerak perubahan. Itu esensi perjuangan Kartini hari ini,” pungkas Lukman.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:07 WIB

May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:14 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terbaru