BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim memberikan pesan tegas kepada puluhan kepala sekolah SD dan SMP yang baru dikukuhkan di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (31/8/2026) malam.
Lukman meminta para kepala sekolah segera membangun suasana dan semangat baru di sekolah masing-masing. Ia menegaskan, seluruh kebijakan dan langkah yang diambil harus tetap bermuara pada kepentingan anak-anak.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far, Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala sekolah yang dikukuhkan.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda administratif. Pengukuhan kepala sekolah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat tata kelola pendidikan yang baik, berintegritas, dan berorientasi pada peserta didik.
Dalam sambutannya, Lukman meminta kepala sekolah membangun kebersamaan dengan seluruh elemen pendidikan. Menurutnya, kebersamaan diperlukan agar setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar untuk kepentingan anak.
“Buatlah situasi baru, segera kebersamaan kita dalam rangka kepentingan anak-anak kita. Saya tidak ingin kursi yang baru ini lagi bermain-main dengan kepentingan,” tegas Bupati.
Lukman menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi penerus bangsa. Karena itu, jabatan kepala sekolah harus dipandang sebagai amanah besar, bukan sekadar posisi struktural.
Ia juga meminta para kepala sekolah menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai aturan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan, kata Lukman, akan memberikan dukungan kepada kepala sekolah yang bekerja secara benar dan lurus.
“Kalau Bapak-Ibu sudah benar, sudah lurus sesuai aturan, kemudian ada yang mengganggu Bapak-Ibu, saya yang pertama akan menghadapi. Tapi kalau tidak lurus, ya tentu harus kita evaluasi,” ujarnya.
Menurut Lukman, pengelolaan pendidikan masih menghadapi sejumlah tantangan. Persoalan infrastruktur, manajemen sekolah hingga peningkatan kapasitas tenaga pendidik masih membutuhkan perhatian dan kerja bersama.
Karena itu, sektor pendidikan dipastikan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Bangkalan, bersama sektor kesehatan.
“Dari awal tahun saya sudah menyampaikan bahwa tahun ini saya fokus untuk pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Di hadapan para kepala sekolah, Lukman juga mengingatkan besarnya anggaran dan perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan dapat menghadirkan berbagai kepentingan dari luar.
Ia meminta kepala sekolah tidak mudah tergoda oleh kepentingan yang dapat menggeser tujuan utama pendidikan.
“Kadang-kadang kita lupa terhadap tujuan awal kita di pendidikan. Padahal yang harus kita pikirkan adalah anak-anak kita,” tuturnya.
Lukman juga mendorong para kepala sekolah dan tenaga pendidik memperkuat keteladanan serta hubungan emosional dengan peserta didik.
Menurutnya, sosok guru memiliki tempat khusus dalam ingatan seorang anak. Pengalaman selama mengikuti pendidikan bersama guru dapat menjadi kenangan yang melekat hingga seseorang tumbuh dewasa.
“Rasa sayang dari seorang murid itu sangat luar biasa, akan berlaku terus,” katanya.
Karena itu, ia berharap kepala sekolah bersama seluruh tenaga pendidik mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan pengalaman positif sekaligus membentuk karakter anak.
Lukman juga mengajak jajaran pendidikan tidak takut menghadapi tekanan selama berada di jalan yang benar. Ia meminta seluruh pihak berani mempertahankan komitmen untuk memperbaiki pendidikan.
“Kalau kita menentukan komitmen untuk membangun dan memperbaiki pendidikan kita, saya pikir tidak ada yang perlu ditakutkan. Harus kita berani, harus kita lawan bersama kalau memang itu tidak benar,” tegasnya.
Pengukuhan puluhan kepala sekolah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan pendidikan di Kabupaten Bangkalan.
Dengan kepemimpinan sekolah yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada peserta didik, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap kualitas layanan pendidikan terus meningkat demi menyiapkan generasi Bangkalan yang unggul menuju Indonesia Emas.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar