Pj Bupati Pasuruan Panggil 16 Perusahaan, Fokus pada Pencemaran Sungai Wangi

Selasa, 22 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan pencemaran Sungai Wangi yang terjadi di Desa Baujeng, Kecamatan Beji. Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, mengambil langkah konkret dengan mengundang 16 perusahaan terkait pada Senin (21/10/2024) pagi.

Nurkholis menjelaskan bahwa ada dua fokus utama yang telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai lembaga pengawasan utama, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Gakkum Jabalnusra dan DLH Provinsi Jawa Timur. Pertama, pengawasan terhadap kepatuhan pengelolaan lingkungan hidup dan kedua, evaluasi terhadap kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Dua aspek penting yang menjadi perhatian kami adalah pengawasan terhadap kepatuhan pengelolaan lingkungan hidup dan evaluasi kinerja IPAL perusahaan,” ungkap Nurkholis.

Dalam hal pengawasan kepatuhan, DLH Kabupaten Pasuruan bertanggung jawab atas lima perusahaan, sementara KLHK menangani empat perusahaan, dan DLH Jawa Timur mengawasi enam perusahaan. Berdasarkan hasil pengawasan KLHK, empat perusahaan telah dinyatakan tidak mematuhi regulasi, dan rekomendasi sanksi administratif berupa paksaan pemerintah telah diberikan. DLH Jawa Timur saat ini masih dalam proses evaluasi dan menunggu hasil uji laboratorium. Sedangkan dari lima perusahaan yang menjadi tanggung jawab DLH Kabupaten Pasuruan, empat di antaranya dinyatakan tidak patuh, dan satu perusahaan sudah tidak beroperasi sehingga tidak dapat diawasi.

Nurkholis juga mengungkapkan bahwa dalam evaluasi kinerja IPAL, terdapat 12 perusahaan yang memiliki jaringan IPAL dan masih aktif. Tiga perusahaan tidak memiliki IPAL, sementara satu perusahaan yang memiliki IPAL sudah tidak berproduksi sehingga tidak bisa dievaluasi. Dari seluruh perusahaan tersebut, hanya satu perusahaan yang memiliki kinerja IPAL baik, empat perusahaan dinilai cukup, enam perusahaan dinilai kurang, dan satu perusahaan menunjukkan hasil yang tidak konsisten.

“Tidak memiliki IPAL berarti pembuangan air limbah domestik dilakukan tanpa pengolahan yang baik, dan sebagian air limbah hanya diserap atau digunakan kembali untuk kegiatan produksi,” jelasnya.

Setelah hasil evaluasi keluar, seluruh perusahaan diwajibkan untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan hidup serta kinerja IPAL mereka. Nurkholis menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan audit lebih lanjut terhadap IPAL, serta melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan lingkungan hidup di sekitar perusahaan yang diduga mencemari Sungai Wangi.

“Apabila sanksi dijatuhkan, maka instruksinya adalah perbaikan secara menyeluruh. Kami akan memanggil perusahaan untuk menanyakan kapan mereka mampu melakukan perbaikan terhadap pengolahan IPAL mereka. Deadline akan diberikan agar Sungai Wangi kembali sehat,” tegasnya.

Penulis : Zaqqy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Pj Bupati Pasuruan Panggil 16 Perusahaan, Fokus pada Pencemaran Sungai Wangi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru