PLN dan Polsek Semarang Tengah Gencarkan Edukasi Keselamatan Kelistrikan bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN ULP Semarang Tengah bersama Polsek Semarang Tengah menggelar edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat di Semarang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas PLN ULP Semarang Tengah bersama Polsek Semarang Tengah menggelar edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat di Semarang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Tengah bersama Polsek Semarang Tengah memperkuat edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat sebagai upaya menekan potensi kecelakaan akibat aktivitas di sekitar jaringan listrik. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga agar memahami bahaya listrik sekaligus menerapkan langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kampanye keselamatan ketenagalistrikan, masyarakat diimbau menghindari berbagai aktivitas yang berisiko mengganggu jaringan listrik. Di antaranya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, membakar sampah di bawah saluran listrik, mendirikan bangunan terlalu dekat dengan jaringan, menggunakan stop kontak bertumpuk, hingga menggali tanah tanpa mengetahui keberadaan kabel listrik bawah tanah.

Warga juga diminta tidak memasuki gardu listrik tanpa izin, tidak memarkir kendaraan besar di bawah jaringan listrik, serta memastikan instalasi listrik di rumah diperiksa secara berkala oleh tenaga yang berkompeten. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah korsleting maupun kebakaran yang dipicu gangguan instalasi listrik.

Manager PLN ULP Semarang Tengah, Achmad Suhendro, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan ketenagalistrikan. Menurutnya, sebagian besar kecelakaan akibat listrik dapat dicegah apabila masyarakat memahami dan mematuhi standar keselamatan yang berlaku.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap potensi bahaya listrik dengan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu jaringan maupun membahayakan diri sendiri. Apabila menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada PLN agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

TL K3L dan Keamanan PLN UP3 Semarang, Dedi Rustawan, mengatakan edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan karena masih banyak insiden kelistrikan yang dipicu oleh kelalaian. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas yang berada di sekitar jaringan listrik.

“Edukasi keselamatan harus terus dilakukan karena sebagian besar insiden kelistrikan dipicu oleh kelalaian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan jaringan listrik dan selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan,” jelasnya.

Perwakilan PLN ULP Semarang Tengah, Ragil Prasetiyo, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan apabila menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat membantu PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan apabila melihat kabel menjuntai, tiang miring, atau kondisi jaringan lainnya yang berpotensi membahayakan. Partisipasi masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan keselamatan bersama,” ungkapnya.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, S.H., M.H., mengajak masyarakat mematuhi seluruh imbauan keselamatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman. Ia menilai sinergi antara masyarakat, PLN, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan akibat listrik.

“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan akibat listrik. Kami mengajak seluruh warga untuk mematuhi setiap imbauan keselamatan, tidak melakukan aktivitas yang membahayakan jaringan listrik, serta segera berkoordinasi dengan PLN maupun kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya. Sinergi antara masyarakat, PLN, dan Polri merupakan kunci menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru