PLN Dukung Stimulus Ekonomi, 97% Pelanggan Rumah Tangga Dapat Diskon 50% | RadarBangsa Lamongan

- Redaksi

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat berpendapatan menengah ke bawah melalui insentif berupa pemberian diskon 50 persen tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya terpasang 2.200 VA atau lebih rendah pada periode Januari - Februari 2025. (ist)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat berpendapatan menengah ke bawah melalui insentif berupa pemberian diskon 50 persen tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya terpasang 2.200 VA atau lebih rendah pada periode Januari - Februari 2025. (ist)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – PT PLN (Persero) mendukung penuh langkah Pemerintah dalam menyalurkan paket stimulus ekonomi yang akan diterima oleh 81,4 juta pelanggan, atau sekitar 97 persen dari total 84 juta pelanggan rumah tangga. Stimulus ini berupa potongan tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah, yang akan berlaku pada periode Januari hingga Februari 2025.

Dalam Konferensi Pers bertajuk “Paket Kebijakan Ekonomi untuk Kesejahteraan” yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, pada Senin (16/12), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa Pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi ini melalui berbagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya sektor rumah tangga yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hingga akhir tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga rata-rata 5%. Sektor konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50% terhadap ekonomi Indonesia, dan diperkirakan akan tumbuh lebih dari 5%,” kata Airlangga.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menambahkan bahwa pemberian diskon tarif listrik kepada rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah pada Januari hingga Februari 2025 bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat berpendapatan menengah ke bawah.

“Diskon listrik 50 persen selama dua bulan ini akan diberikan untuk rumah tangga yang berlangganan daya 2.200 VA ke bawah. Ini mencakup 81,4 juta rumah tangga, atau 97 persen pelanggan PLN kategori ini,” jelas Sri Mulyani.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa PLN sepenuhnya mendukung kebijakan ini dan memastikan bahwa mekanisme penyaluran diskon listrik akan berjalan lancar tanpa memerlukan proses registrasi.

“Kami siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan kebijakan ini. Dengan sistem layanan pelanggan PLN yang sudah terdigitalisasi, pelanggan tidak perlu melakukan registrasi yang rumit,” kata Darmawan.

Darmawan menjelaskan bahwa pelanggan pascabayar akan otomatis mendapatkan diskon 50% pada saat membayar tagihan listrik untuk periode Januari dan Februari. Sementara pelanggan prabayar akan langsung mendapatkan potongan 50% saat membeli token listrik di periode yang sama, baik melalui PLN Mobile, ritel, agen, maupun saluran lainnya.

“Bagi pelanggan pascabayar, tagihan listrik bulanannya akan otomatis dikurangi 50% saat pembayaran. Untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pembelian token listrik,” ujar Darmawan.

Darmawan juga mengimbau agar pelanggan menghubungi contact center PLN untuk informasi lebih lanjut mengenai program stimulus listrik ini.

“Jika masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut, kami menyediakan contact center yang dapat dihubungi 24 jam melalui nomor WhatsApp 08777-11-12-123,” tutup Darmawan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark
PLN Dukung Stimulus Ekonomi, 97% Pelanggan Rumah Tangga Dapat Diskon 50% | RadarBangsa Lamongan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru