Polairud Lamongan Bantu Nelayan Perbaiki Alat Ramah Lingkungan

Jumat, 7 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Sat Polairud Polres Lamongan berbaur dengan nelayan di Pelabuhan PPN Brondong untuk memperbaiki alat tangkap ikan ramah lingkungan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Sat Polairud Polres Lamongan berbaur dengan nelayan di Pelabuhan PPN Brondong untuk memperbaiki alat tangkap ikan ramah lingkungan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir kembali ditunjukkan Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Lamongan. Melalui kegiatan bertajuk Polisi Penolong, jajaran Sat Polairud turun langsung ke kawasan Pelabuhan PPN Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Kamis siang (6/11), untuk membantu para nelayan memperbaiki alat tangkap ikan ramah lingkungan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP I Nyoman Ardita, S.H., M.H., didampingi Aipda Sudarmaji. Dalam kesempatan itu, para personel tidak sekadar hadir memberikan imbauan tentang keselamatan berlayar, tetapi turut berbaur dan ikut memperbaiki bubu—alat tangkap ikan tradisional yang dinilai tidak merusak ekosistem laut.

Menurut AKP I Nyoman Ardita, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat nelayan yang selama ini menjadi garda depan sektor perikanan dan ekonomi pesisir. Ia menegaskan, kehadiran Polairud bukan hanya sebatas penegakan hukum di laut, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

> “Kami ingin memastikan para nelayan merasa dilindungi dan didampingi. Selain memberikan bantuan teknis, kami juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlayar serta penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan,” ujar AKP Nyoman.

Selain memperbaiki bubu, personel Sat Polairud juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah ini penting agar para nelayan dapat merencanakan aktivitas melaut dengan aman dan mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.

“Informasi cuaca kami sampaikan secara langsung agar nelayan tidak hanya bergantung pada kabar dari mulut ke mulut. Kami ingin mereka selalu siap dan waspada sebelum berangkat ke laut,” tambah Nyoman.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat itu mendapat sambutan positif dari para nelayan setempat. Mereka mengaku senang karena Polairud tidak hanya turun untuk patroli, tetapi juga membantu memperbaiki peralatan tangkap yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Melalui program Polisi Penolong ini, Sat Polairud berharap tercipta sinergi yang lebih erat antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir. Pendekatan humanis semacam ini diharapkan mampu membangun kepercayaan publik, menciptakan rasa aman di wilayah perairan, serta mendorong praktik penangkapan ikan yang lebih berkelanjutan.

Dengan dukungan berkelanjutan dari Polairud, nelayan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan kelestarian laut yang menjadi tumpuan hidup mereka.

“Kami ingin hubungan ini bukan sekadar program sesaat, tetapi menjadi bagian dari kultur kebersamaan antara polisi dan nelayan,” pungkas AKP I Nyoman Ardita.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30