PONTIANAK, RadarBangsa.co.id – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat merilis hasil lengkap Operasi Zebra Kapuas 2025 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November. Operasi tahunan ini tidak hanya menyasar penegakan hukum, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam berkendara aman dan tertib. Paparan resmi disampaikan KBO Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Riki Renerika Riyanto, kepada jurnalis di Pontianak, Kamis (4/11).
Dalam pemaparannya, AKBP Riki menjelaskan bahwa ribuan upaya pencegahan dilakukan selama operasi. Total 1.203 kegiatan preemtif dan penyuluhan dilaksanakan melalui kunjungan komunitas motor, sosialisasi ke sekolah dan kampus, hingga perusahaan. Materi edukasi turut diperkuat dengan penyebaran 37.545 media informasi seperti spanduk, brosur, stiker, leaflet, hingga billboard di titik-titik lalu lintas strategis.
Di sisi lain, tindakan preventif yang melibatkan ramp check pengemudi angkutan, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, hingga patroli dan penempatan personel di lokasi rawan pelanggaran, tercatat mencapai 25.130 kegiatan. Upaya ini bertujuan menekan potensi kecelakaan sekaligus mengingatkan pengguna jalan untuk disiplin.
Untuk penindakan hukum, Satgas Operasi Zebra Kapuas 2025 mencatat 6.902 kasus. Rinciannya meliputi penindakan melalui 11 ETLE statis, 1.369 tilang manual, dan 5.522 teguran langsung. Angka ini menunjukkan masih tingginya pelanggaran lalu lintas di Kalbar, terutama terkait ketidakpatuhan penggunaan helm, kelengkapan surat kendaraan, dan pelanggaran marka jalan.
Menurut AKBP Riki, operasi tahun ini dinilai berjalan efektif dan diterima baik oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa tujuan utama operasi bukan sekadar penilangan, tetapi membangun kesadaran jangka panjang.
“Operasi Zebra Kapuas bukan hanya agenda tahunan, tetapi gerakan perubahan perilaku. Kami berharap kepatuhan yang muncul selama operasi terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian operasi ini menjadi indikator kesiapan Polda Kalbar menghadapi Operasi Lilin Nataru 2025/2026 yang digelar akhir Desember.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, menegaskan bahwa keberhasilan operasi sangat dipengaruhi dukungan publik.
“Kami berterima kasih atas partisipasi warga Kalbar. Keterlibatan masyarakat adalah kunci terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib,” katanya.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Dedy
Editor : Zainul Arifin








