BENGKAYANG, RadarBangsa.co.id — Polres Bengkayang Polda Kalimantan Barat mencatat tonggak sejarah nasional dengan memecahkan dua Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025. Capaian ini menegaskan peran aktif Polri dalam mendukung agenda ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen digelar Kamis (8/1/2026) di lahan perkebunan Kampus Shanti Buana, Jalan Bukit Tinggi, Kecamatan Bengkayang. Acara berlangsung secara hybrid dan terhubung virtual dengan pusat, dipimpin langsung Kapolri, sekaligus menjadi bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dua rekor yang dipecahkan yakni pemanenan jagung serentak oleh peserta terbanyak serta pemipilan jagung serentak secara langsung (on the spot) dengan jumlah peserta terbanyak. Sebanyak 1.500 petani dari berbagai kecamatan di Bengkayang terlibat aktif, didukung 250 personel Polri. Kolaborasi masif ini menunjukkan keterlibatan langsung aparat keamanan dalam penguatan sektor pangan di daerah.
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, menyerahkan piagam rekor dan medali kepada Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K. sebagai bentuk pengakuan nasional atas inovasi dan konsistensi Polres Bengkayang dalam membangun ketahanan pangan berbasis kolaborasi.
AKBP Syahirul Awab menegaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, terutama petani. “Rekor ini bukan tujuan akhir, melainkan bukti bahwa sinergi Polri dan masyarakat mampu memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan. Kami berkomitmen terus mengawal swasembada pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa,” ujarnya.
Selain panen dan pemipilan jagung, kegiatan dirangkai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani. Polres Bengkayang juga melepas distribusi 100 ton jagung hasil panen ke Gudang Bulog Cabang Singkawang menggunakan 11 armada truk, memastikan hasil produksi terserap optimal.
Pada Kuartal IV 2025, total luas lahan panen jagung di Bengkayang mencapai 257,92 hektare yang tersebar di empat rayon wilayah hukum Polres Bengkayang, dengan estimasi produksi ratusan ton. Capaian ini memperkuat posisi Bengkayang sebagai salah satu sentra jagung strategis di Kalimantan Barat.
Kegiatan dihadiri Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Dewantoro, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, unsur Forkopimda, OPD, perbankan, pelaku usaha, hingga kelompok tani. Rekor MURI ini menegaskan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.
Penulis : Dedy
Editor : Zainul Arifin








