LUBUKLINGGAU, RadarBangsa.co.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Lubuklinggau menggelar Lomba Karya Jurnalistik dan Video Pendek bertema “Keselamatan Berlalu Lintas”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran publik terhadap pentingnya budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan kreatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Lomba tersebut terbuka bagi insan pers, pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum. Melalui karya opini maupun video pendek, peserta diajak menyampaikan pesan keselamatan berkendara yang relevan dengan kondisi lalu lintas saat ini.
Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Desi Azhari mewakili Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sarana membangun kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mengajak insan pers, pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum untuk memberikan karya terbaik dalam Lomba Karya Jurnalistik bertema Keselamatan Berlalu Lintas, baik berupa tulisan opini maupun video pendek,” ujar AKP Desi Azhari.
Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat dan tingginya angka pelanggaran lalu lintas di berbagai daerah menuntut hadirnya inovasi edukasi yang lebih dekat dengan publik. Salah satunya melalui konten kreatif yang mampu menjangkau masyarakat luas, terutama generasi muda yang aktif di media digital.
Rangkaian lomba diawali dengan tahap sosialisasi pada 8 hingga 12 Juni 2026. Selanjutnya, pengumpulan karya berlangsung pada 15 hingga 19 Juni 2026. Dewan juri akan melakukan penilaian pada 22 hingga 24 Juni 2026 dengan mempertimbangkan kualitas isi, kreativitas, orisinalitas, kekuatan pesan, serta relevansi dengan tema keselamatan berlalu lintas.
Pemenang dijadwalkan diumumkan pada 27 Juni 2026 sebagai bagian dari puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain mendapatkan penghargaan, karya terbaik juga diharapkan dapat menjadi media kampanye keselamatan yang berdampak luas bagi masyarakat.
AKP Desi menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menyebarkan pesan edukatif dinilai sangat penting untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas.
“Semakin banyak konten edukatif yang diproduksi dan disebarluaskan, maka semakin kuat pula upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Lubuklinggau berharap lahir karya-karya inspiratif yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu menciptakan agen perubahan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan masyarakat. “Kami berharap peserta dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menyebarkan pesan positif kepada masyarakat luas,” pungkas AKP Desi Azhari.
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar