Polri Bangun Gudang Ketahanan Pangan di DIY, Presiden Prabowo Pimpin Groundbreaking Serentak

Kamis, 5 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono bersama Forkopimda DIY menghadiri groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri di SPN Selopamioro, Bantul.Kamis (5/6) | Dok Ho/Paiman RadarBangsa

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono bersama Forkopimda DIY menghadiri groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri di SPN Selopamioro, Bantul.Kamis (5/6) | Dok Ho/Paiman RadarBangsa

BANTUL, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Kepolisian Republik Indonesia menggelar groundbreaking serentak pembangunan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di 12 Polda se-Indonesia, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini dipusatkan secara daring dan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, pembangunan gudang ketahanan pangan berlokasi di SPN Selopamioro, Imogiri, Bantul. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, jajaran Forkopimda DIY, Kepala Bulog DIY, pejabat utama Polda DIY, serta para Kapolres se-DIY.

Gudang yang dibangun memiliki luas 654 meter persegi dengan kapasitas tampung mencapai 1.000 ton dan akan dikelola langsung oleh Perum Bulog. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pengelolaan hasil panen dan distribusi pangan strategis, khususnya di wilayah pertanian.

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menyampaikan bahwa pembangunan gudang ini bertujuan mengatasi keterbatasan kapasitas penyimpanan yang ada saat ini.

“Gudang ini akan dimanfaatkan untuk menyimpan hasil panen jagung yang belum tertampung di gudang Bulog yang sudah ada. Masa pembangunan direncanakan selama 90 hari, dimulai sejak 3 Juni 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog DIY, Ninik Setyowati, menyambut positif pembangunan ini. Menurutnya, keberadaan gudang akan sangat membantu penyerapan hasil panen jagung masyarakat.

“Mulai dari distribusi bibit, proses tanam hingga panen akan dikawal dan diserap oleh Bulog. Target kami bisa menyerap hingga 3.000 ton per tahun dengan harga beli Rp5.500 per kilogram,” ujarnya.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru