Polsek Laren Bekali Peserta KKN STAIM Paciran Lamongan, Tekankan Keamanan dan Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan KKN STAIM Paciran 2026 di Pendopo Kecamatan Laren, Lamongan, Senin (27/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pembukaan KKN STAIM Paciran 2026 di Pendopo Kecamatan Laren, Lamongan, Senin (27/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Senin (27/7/2026). Sebanyak 41 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, mulai 27 Juli hingga 27 Agustus 2026, di tiga desa, yakni Desa Gampangsejati, Desa Tamanprijeg, dan Desa Pelangwot.

Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 75 peserta. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekcam Laren Sunadyan, S.Kom., M.M. mewakili Camat Laren, Kanit Binmas Polsek Laren Aiptu Shaffan Shaffa mewakili Kapolsek Laren, Pj. Danramil 0812/19 Laren Pelda Suhadi Prayitno, Ketua STAIM Paciran Dr. Hj. Umi Rosyidah, M.Pd.I. beserta dosen dan staf, kepala desa beserta perangkat desa dari lokasi KKN, serta para mahasiswa peserta KKN.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Ketua STAIM Paciran dan Sekcam Laren, dilanjutkan penyematan tanda peserta serta rompi KKN sebagai simbol dimulainya masa pengabdian mahasiswa. Acara kemudian diteruskan dengan pembekalan, doa, dan ramah tamah.

Mewakili Camat Laren, Sekcam Sunadyan mengatakan Pemerintah Kecamatan Laren menyambut baik pelaksanaan KKN STAIM Paciran sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kami menyambut baik pelaksanaan KKN STAIM Paciran di Kecamatan Laren. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan masa pengabdian sebagai wadah belajar sekaligus mengimplementasikan ilmu yang dimiliki di tengah masyarakat.

“Manfaatkan masa pengabdian ini untuk belajar langsung dari masyarakat, menjaga etika, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur di desa. Jadikan KKN sebagai pengalaman yang memperkuat kepedulian sosial,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kanit Binmas Polsek Laren Aiptu Shaffan Shaffa mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta menjalin komunikasi yang baik selama pelaksanaan KKN.

“Kami mengimbau seluruh peserta KKN agar selalu menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi aturan yang berlaku selama berada di lokasi pengabdian,” tegasnya.

Ia juga mengajak mahasiswa aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun tokoh masyarakat apabila menemui kendala di lapangan.

“Bangun koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat apabila menghadapi kendala di lapangan. Dengan kebersamaan, seluruh kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan bermanfaat,” harapnya.

Sementara itu, Pj. Danramil 0812/19 Laren Pelda Suhadi Prayitno menilai KKN merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat gotong royong.

“KKN merupakan wadah untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi teladan serta berkontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di desa.

“Jaga nama baik almamater, hormati adat istiadat setempat, dan laksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab hingga masa pengabdian berakhir,” tuturnya.

Ketua STAIM Paciran Dr. Hj. Umi Rosyidah, M.Pd.I. menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan semangat kemuhammadiyahan,” katanya.

Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program yang bermanfaat sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta meninggalkan jejak pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru