LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa se-Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, resmi dikukuhkan untuk masa khidmat 2026–2031 di Pendopo Kecamatan Tikung, Kamis (9/7/2026). Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran MUI dalam pembinaan umat serta menjaga sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri Pelaksana Tugas Ketua MUI Kabupaten Lamongan Kyai Said Khumaidi, Ketua MUI Kecamatan Tikung Drs. H. Syaifuddin Zuhri, Sekretaris Kecamatan Tikung Nurasan SE, perwakilan Koramil Tikung Kapten Sugeng Sudarjianto, perwakilan Polsek Tikung Aipda Jemy S, jajaran pengurus MUI tingkat desa se-Kecamatan Tikung, serta sejumlah undangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua MUI Kecamatan Tikung, Sekretaris Kecamatan Tikung, dan Pelaksana Tugas Ketua MUI Kabupaten Lamongan. Prosesi pengukuhan kemudian dilaksanakan sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Kyai Said Khumaidi menyampaikan bahwa pengukuhan kepengurusan baru diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran MUI di tingkat desa dalam membina umat, menjaga kerukunan, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. “Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal kepengurusan yang mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal demi kemaslahatan umat,” katanya.
Ketua MUI Kecamatan Tikung, Drs. H. Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa kepengurusan masa khidmat 2026–2031 memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi organisasi secara profesional serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pengurus di tingkat desa. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memperkuat pelayanan keagamaan dan menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
Sekretaris Kecamatan Tikung, Nurasan SE, mengatakan pemerintah kecamatan mendukung keberadaan MUI sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, TNI, Polri, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pembangunan sosial serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Pengukuhan kepengurusan baru ini juga diharapkan menjadi langkah awal memperkuat koordinasi organisasi MUI hingga tingkat desa sehingga mampu menjalankan program pembinaan umat secara berkelanjutan. “Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga selesai dan ditutup dengan doa bersama sebagai penutup acara, “pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar