Polsek Tikung Monitoring Lahan Jagung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung saat monitoring lahan tanaman jagung warga, Selasa (1/9/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung saat monitoring lahan tanaman jagung warga, Selasa (1/9/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung, Polres Lamongan, terus melakukan monitoring terhadap lahan pertanian warga sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Monitoring dilakukan oleh anggota Polsek Tikung bersama warga di lahan pertanian Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut menyasar tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi, S.I.P., menindaklanjuti arahan terkait ketahanan pangan demi mewujudkan swasembada pangan Indonesia. Arahan tersebut disampaikan Ketua Satgas Ketahanan Pangan Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K., yang juga menjabat Karo SDM Polda Jatim.

Pelaksanaan monitoring dilakukan secara rutin untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mengetahui kondisi lahan yang dikelola warga. Dalam kegiatan tersebut, Aipda Yateno selaku petugas jaga/SPKT Polsek Tikung turut melakukan pemantauan bersama warga.

Dari hasil monitoring, tanaman jagung yang berada di lahan warga terlihat mulai tumbuh subur. Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif bagi petani dan warga yang ikut mendukung penanaman jagung untuk menunjang program ketahanan pangan nasional di wilayah Kecamatan Tikung.

IPTU Fahrur Rozi mengatakan, pemantauan lahan pertanian menjadi bagian dari tindak lanjut jajaran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Monitoring ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan terkait ketahanan pangan untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tanaman jagung perlu terus diperhatikan agar kegiatan pertanian warga dapat berjalan dengan baik. Monitoring juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi tanaman yang dikembangkan masyarakat.

“Pertumbuhan tanaman jagung yang mulai subur diharapkan semakin mendorong semangat petani dan warga untuk terus melakukan penanaman,” katanya.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan keterlibatan anggota Polsek Tikung dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat wilayah. Kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Selain ketahanan pangan dan swasembada pangan, kegiatan monitoring juga dikaitkan dengan upaya mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Program tersebut menjadi bagian dari perhatian dalam mendorong ketersediaan pangan yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat.

“Ketahanan pangan membutuhkan dukungan bersama antara petugas, petani, dan masyarakat sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Polsek Tikung berharap semangat warga dalam menanam jagung terus meningkat seiring perkembangan tanaman yang dipantau. Dukungan masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tikung.

“Semangat warga untuk menanam dan mengembangkan lahan pertanian perlu terus dijaga sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional,” tutup IPTU Fahrur Rozi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Inovasi Banyuwangi Tekan Pengangguran dan Anak Tidak Sekolah
Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, 12 Dewan Sepakat Tanpa Perdebatan
Mangga Putar Pasuruan Raih Juara II Nasional, 1,1 Ton Ludes dalam Dua Hari
Letkol Arm Indra Tinggalkan Jember, Ini Komitmen Danyonarmed 8 yang Baru
30 Ribu Bidang Tanah Terukur, BPN Jember Kejar Penyerahan Sertifikat Sebelum Akhir Tahun
Bangkalan Bidik Tiga Besar POPDA 2026, Atlet Berprestasi Disiapkan Beasiswa
64 Peserta Vokasi Bangkalan Direkomendasikan Kompeten, Ini Empat Keahliannya
Dari Bambu Rp30 Ribu Jadi Rantang Rp200 Ribu, Warga Bangkalan Hasilkan 47 Produk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:05

Dua Inovasi Banyuwangi Tekan Pengangguran dan Anak Tidak Sekolah

Jumat, 6 November 2026 - 09:58

Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, 12 Dewan Sepakat Tanpa Perdebatan

Jumat, 6 November 2026 - 09:50

Mangga Putar Pasuruan Raih Juara II Nasional, 1,1 Ton Ludes dalam Dua Hari

Jumat, 6 November 2026 - 08:43

Letkol Arm Indra Tinggalkan Jember, Ini Komitmen Danyonarmed 8 yang Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:36

30 Ribu Bidang Tanah Terukur, BPN Jember Kejar Penyerahan Sertifikat Sebelum Akhir Tahun

Berita Terbaru