Polsek Tikung Monitoring Stok Beras di Lamongan, PT Subur Makmur Bahagia Punya 135 Ton Persediaan

Jumat, 15 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan pengecekan stok beras di gudang PT Subur Makmur Bahagia, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, Jumat (15/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas kepolisian melakukan pengecekan stok beras di gudang PT Subur Makmur Bahagia, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, Jumat (15/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat Kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap stok beras di PT Subur Makmur Bahagia, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (15/8/2025). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah setempat.

Monitoring yang berlangsung pukul 10.00–11.20 WIB tersebut dipimpin Kanit Reskrim Ipda Andi Nur Cahya, S.H., bersama Aiptu Suwawi, S.H. Mereka memeriksa gudang penyimpanan yang dikelola Aryo Setyo Prakoso selaku pemilik usaha.

Berdasarkan hasil pengecekan, perusahaan yang bergerak di bidang penggilingan dan pemolesan padi ini memiliki stok gabah sebanyak 100 ton dan stok beras 35 ton, sehingga total persediaan mencapai 135 ton.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan stok pangan, khususnya beras, tetap aman bagi masyarakat. Kami juga memantau harga di pasaran agar distribusi berjalan lancar,” ujar Ipda Andi Nur Cahya di sela kegiatan.

Pengecekan stok beras menjadi salah satu agenda rutin aparat di tengah dinamika harga pangan nasional. Pemerintah daerah bersama kepolisian berupaya menjaga kestabilan pasokan, terutama jelang musim paceklik atau lonjakan permintaan di momen tertentu seperti tahun ajaran baru dan perayaan keagamaan.

Beras merupakan komoditas strategis yang memengaruhi inflasi daerah. Oleh karena itu, setiap produsen dan distributor diminta terbuka dalam pelaporan jumlah persediaan agar rantai pasok tetap terjaga.

Di lokasi, tim kepolisian melakukan pengecekan mulai dari kondisi fisik gabah dan beras, kapasitas gudang, hingga proses penggilingan. Hasilnya, persediaan dinilai dalam kondisi baik dan siap didistribusikan ke pasar sesuai kebutuhan.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku usaha untuk menghindari praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan atau kenaikan harga secara tidak wajar.

“Kami mengapresiasi pelaku usaha yang kooperatif. Ke depan, pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat,” tambah Ipda Andi.

Kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan di sejumlah titik lain di Kabupaten Lamongan guna mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi stok pangan.

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru