LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kegiatan kesenian wayang kulit dan campursari dalam rangka Sedekah Bumi di Dusun Lenjer, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, berlangsung aman dan kondusif, Sabtu (15/8/2026) malam.
Kegiatan yang digelar di depan rumah Kepala Dusun (Kasun) Lenjer tersebut berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, petugas gabungan melaksanakan pengamanan secara terbuka maupun tertutup.
Personel yang terlibat dalam pengamanan antara lain AIPTU Sukardi, AIPTU Toni W., AIPDA M. Fathurozi AR, Sertu Nur Kosim dari Koramil, serta Ali dari Satpol PP.
AIPTU Sukardi mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi tetap aman selama kegiatan kesenian berlangsung.
“Pengamanan kami lakukan secara terbuka dan tertutup untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Sukardi.
Selain melakukan pemantauan di sekitar lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia serta para tamu undangan. Koordinasi tersebut dilakukan agar seluruh pihak turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Sukardi menegaskan, hingga kegiatan berakhir tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun indikasi keterlibatan salah satu perguruan silat dalam kegiatan tersebut.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan panitia dan tamu undangan agar bersama-sama menjaga keamanan. Sampai kegiatan selesai, situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan Sedekah Bumi yang diisi dengan pertunjukan wayang kulit dan campursari tersebut akhirnya selesai pada pukul 23.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi di lokasi terpantau tertib dan tidak terjadi kejadian menonjol.
Petugas menilai koordinasi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan masyarakat, khususnya acara kesenian yang melibatkan banyak warga.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kerukunan dan bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif,” tutup Sukardi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar