Prestasi Pelajar Bangkalan Bersinar di O2SN Nasional

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Pelajar dari Bangkalan yang meraih juara nasional O2SN 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Foto Bersama Pelajar dari Bangkalan yang meraih juara nasional O2SN 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Bangkalan kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang mampu melahirkan talenta muda berprestasi. Tahun ini, dua pelajar dari wilayah tersebut sukses menempatkan nama Bangkalan di panggung nasional melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025. Keduanya tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan tradisi olahraga pelajar yang kuat.

Azzata Arrayani Zahma, siswa sekolah dasar, dan Ken Azeez Adiputra dari jenjang SMP, tampil menonjol di cabang pencak silat. Dari puluhan peserta yang mewakili berbagai daerah, keduanya berhasil menembus babak final dan akhirnya mengamankan posisi Juara 3 Nasional. Prestasi ini sekaligus menjadikan mereka satu-satunya wakil Jawa Timur yang naik podium dalam cabang olahraga tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Moh. Yakub, tidak menyembunyikan rasa bangganya atas capaian kedua atlet muda ini. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti bahwa pelajar Bangkalan mampu bersaing di tingkat nasional jika diberi ruang pembinaan yang tepat. Menurutnya, apa yang diraih Azzata dan Ken menunjukkan bahwa kualitas pelajar dari daerah tidak kalah dengan peserta dari kota-kota besar yang memiliki fasilitas lebih maju.

“Capaian ini menunjukkan bahwa anak-anak Bangkalan mampu berprestasi setara dengan pelajar dari daerah maju lainnya. Mereka memiliki semangat juang dan disiplin luar biasa,” ujar Yakub, Rabu (13/11/2025).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan di panggung nasional tidak pernah diraih secara instan. Peran pelatih, guru, serta dukungan keluarga turut menentukan proses pembinaan yang berkelanjutan. Sinergi itulah yang dinilai menjadi fondasi utama lahirnya atlet muda berbakat dari lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan, lanjut Yakub, berkomitmen memperkuat program pembinaan olahraga pelajar. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi juga pada pengembangan karakter. Ia menekankan bahwa disiplin, konsistensi berlatih, dan rasa percaya diri merupakan nilai penting yang ingin dibangun melalui kegiatan olahraga di sekolah.

“Kami ingin setiap sekolah menjadi ruang tumbuhnya atlet berprestasi. Anak-anak perlu mendapat dukungan dan pembinaan berkelanjutan agar bisa terus mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” tegasnya.

Prestasi yang ditorehkan Azzata dan Ken memberikan dorongan moral bagi pelajar lainnya di Bangkalan. Keberhasilan dua pendekar muda ini menghadirkan harapan baru bahwa potensi olahraga pelajar di kabupaten tersebut jauh lebih besar dari yang selama ini terlihat.

Dengan capaian itu, keduanya tak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa kerja keras mampu membuka peluang bagi siapa pun termasuk pelajar dari daerah untuk berdiri di panggung nasional dan meraih pengakuan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru