Probolinggo Target Zero Anak Tidak Sekolah pada Akhir 2026

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin saat meluncurkan gerakan Sahabat ATS di Kedungasem, Senin 30 Maret 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin saat meluncurkan gerakan Sahabat ATS di Kedungasem, Senin 30 Maret 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Probolinggo resmi meluncurkan gerakan Sahabat Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai langkah strategis menuntaskan persoalan anak putus sekolah. Program bertajuk Sinergi Aksi Holistik Berbasis Area Terpadu untuk Anak Tidak Sekolah itu ditargetkan mampu mewujudkan zero ATS pada akhir 2026.

Peluncuran gerakan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, di Kantor Kelurahan Kedungasem, Senin (30/3) pagi. Kegiatan itu turut dihadiri Bunda PAUD Kota Probolinggo dr. Evariani serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Wali kota menegaskan, penanganan persoalan anak tidak sekolah akan dilakukan secara terukur dengan mengidentifikasi penyebab utama secara spesifik. Menurutnya, setiap anak memiliki latar belakang masalah yang berbeda sehingga solusi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

“Kalau masalahnya karena pembiayaan, saya pikir tidak masalah lagi karena sudah kita gratiskan. Kalau masalahnya kesehatan, nanti akan turun tim kesehatan. Kalau masalahnya sosial, nanti akan turun dari Dinas Sosial,” ujar Dokter Amin.

Ia menambahkan, pendekatan individual juga akan diterapkan bagi anak yang berhenti sekolah akibat faktor psikologis, termasuk trauma akibat perundungan. Dalam kasus tersebut, pemerintah akan melibatkan psikolog maupun psikiater agar proses pemulihan berjalan optimal.

Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Probolinggo. Pemerintah menilai pendidikan menjadi fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Karena itu, kita harus benar-benar menyiapkan sumber daya manusia sejak sekarang untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah menyebut gerakan Sahabat ATS hadir untuk memastikan hak dasar setiap anak terpenuhi secara layak. Dukungan lapangan juga diperkuat melalui kader PKK dan jaringan dasa wisma hingga tingkat RT/RW untuk melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menekan angka anak putus sekolah di Probolinggo sekaligus memperkuat kualitas generasi masa depan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru