SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Bakal calon Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030, Prof. Mohammad Kurjum, menegaskan komitmennya membangun kepemimpinan yang humanis dan merangkul seluruh civitas akademika jika terpilih memimpin kampus tersebut.
Komitmen itu disampaikan Prof. Kurjum saat memaparkan visi dan misinya untuk UINSA Surabaya, Selasa (6/10/2026).
“Saya akan pimpin UINSA Surabaya dengan pendekatan humanis dan merangkul semua Civitas Akademika,” ujar Kurjum.
Guru Besar sekaligus dosen Program Studi Sastra Inggris UINSA Surabaya itu berharap tidak terjadi lagi polarisasi di lingkungan kampus. Menurutnya, proses pemilihan Rektor periode 2026-2030 juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali konsolidasi internal.
“Proses pemilihan Rektor kali ini juga menjadi momentum untuk membangun kembali konsolidasi internal kampus,” tegasnya.
Kurjum yang juga menjabat Direktur PUSKAT (Pusat Kajian Tokoh-Tokoh Nasional) menilai posisi UINSA memiliki arti strategis karena merupakan lembaga keagamaan Islam di bawah Kementerian Agama.
“Oleh karena itu, UINSA membutuhkan pemimpin yang benar-benar diterima di semua sisi, terutama di lingkungan Civitas Akademika,” paparnya.
Terkait proses penjaringan bakal calon Rektor, Kurjum menilai tahapan yang berlangsung saat ini berjalan secara fair dan transparan.
“Pemilihan Rektor sekarang ini betul-betul transparan,” pujinya.
Ia kemudian mengajak seluruh civitas akademika UINSA Surabaya menjaga suasana kampus tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
“UINSA milik kita, UINSA rumah kita,” pungkasnya.
Penulis : Yuda
Editor : Zainul Arifin


















Komentar