Program MBG di Lamongan Dikawal Ketat, Aliansi Batal Demo Pilih Dialog

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi Aliansi Alam Bersatu Jaya dengan Satgas MBG Lamongan, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Audiensi Aliansi Alam Bersatu Jaya dengan Satgas MBG Lamongan, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lamongan berujung pada langkah tak biasa. Aliansi Alam Bersatu Jaya membatalkan rencana aksi unjuk rasa dan memilih jalur dialog langsung dengan Satgas MBG di Kantor Pemkab Lamongan, Senin (20/4/2026).

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Aliansi menilai pengawasan program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya gizi anak dan warga rentan, harus diperkuat agar tepat sasaran dan bebas dari persoalan di lapangan.

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 itu menghasilkan kesepakatan penting: pengawalan bersama antara masyarakat dan pemerintah terhadap implementasi MBG.

Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya, Miftah Zaeni, menegaskan bahwa pendekatan dialog dipilih untuk memastikan solusi konkret, bukan sekadar tekanan di jalan.

“Kami ingin ada kontrol bersama. Masyarakat ikut mengawasi, pemerintah juga terbuka. Ini penting agar program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Miftah.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari prioritas nasional yang menyasar peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dampaknya langsung terasa, terutama bagi pelajar dan keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses makanan sehat dan layak.

Namun, di lapangan, program ini tak lepas dari sorotan. Isu distribusi, kualitas makanan, hingga ketepatan sasaran menjadi perhatian publik.

Karena itu, pengawasan menjadi kunci. Kesepakatan antara aliansi dan Satgas MBG dinilai sebagai langkah strategis untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memperbaiki pelaksanaan program.

“Kalau hanya pemerintah yang mengawasi, tidak cukup. Harus ada keterlibatan masyarakat agar lebih transparan dan akuntabel,” tegas Miftah.

Langkah ini juga berdampak pada stabilitas daerah. Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya berpotensi mengganggu ketertiban, kini dialihkan menjadi forum komunikasi terbuka.

Keputusan pembatalan aksi juga mempertimbangkan situasi Lamongan yang dalam waktu dekat akan menghadapi agenda penting, termasuk kunjungan Presiden RI.

“Kami tetap menyampaikan aspirasi, tapi dengan cara yang lebih kondusif. Tujuannya sama, yaitu memperbaiki pelaksanaan program,” jelasnya.

Dengan model pengawasan bersama ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari kontrol sosial.

Jika berjalan konsisten, langkah ini berpotensi meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam program pemenuhan gizi masyarakat.

“Harapannya jelas, program ini tidak hanya berjalan, tapi benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata,” pungkas Miftah.

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru