Puluhan Ribu Umat Islam Padati Gebyar Sholawat Hari Santri di Pasuruan

Kamis, 23 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan jamaah memadati Lapangan Patal Grati, Kabupaten Pasuruan, saat Gebyar Sholawat Hari Santri Nasional 2025 bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, Selasa (21/10/2025) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ribuan jamaah memadati Lapangan Patal Grati, Kabupaten Pasuruan, saat Gebyar Sholawat Hari Santri Nasional 2025 bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, Selasa (21/10/2025) malam (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Puluhan ribu umat Islam dari berbagai penjuru Kabupaten Pasuruan memadati Lapangan Patal, Kecamatan Grati, pada Selasa (21/10/2025) malam. Lantunan sholawat menggema dalam acara Gebyar Sholawat Hari Santri Nasional, yang menghadirkan Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf sebagai pengisi utama. Kehadiran tokoh karismatik itu menjadi magnet bagi jamaah yang datang dari berbagai kecamatan untuk bersama-sama melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Meskipun kondisi lapangan sempat becek akibat hujan deras sehari sebelumnya, antusiasme masyarakat tak surut. Sejak sore, ribuan jamaah sudah berdatangan memenuhi area lapangan, membawa bendera, selawat kitab, hingga perlengkapan ibadah. Mereka rela berdesakan demi mengikuti acara yang menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2025 tersebut.

Acara semakin khidmat saat Habib Syekh memimpin lantunan sholawat dengan suara merdu yang menggugah hati. Suasana religius terasa kuat ketika seluruh jamaah bersatu dalam irama sholawat yang menggetarkan malam di bawah langit Grati.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Wakil Bupati Shobih Asrori, Ketua DPRD Samsul Hidayat beserta sejumlah anggota dewan, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, unsur Forkopimda, serta Ketua TP PKK Merita Rusdi Sutejo. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi tradisi tahunan di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan menyukseskan acara tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada panitia dan jajaran Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang bekerja keras menjaga ketertiban serta keamanan acara.

“Terima kasih kepada semua panitia dan sahabat-sahabat Banser yang telah mengamankan jalannya Gebyar Sholawat ini. Juga kepada seluruh jamaah yang hadir dengan penuh semangat, meski kondisi lapangan kurang mendukung setelah hujan deras kemarin,” ujar Rusdi.

Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi itu juga meminta maaf kepada para jamaah atas keterbatasan fasilitas dan kondisi lapangan yang becek. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar di masa mendatang dengan persiapan yang lebih baik.

“Insyaallah, tahun depan kita bisa bertemu kembali dalam acara yang sama atau kegiatan lain demi mempererat ukhuwah dan membangun Kabupaten Pasuruan menjadi lebih baik,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Mas Rusdi mendoakan seluruh jamaah agar diberi panjang umur dan kesempatan untuk kembali bershalawat bersama. “Semoga Allah SWT memanjangkan usia kita dan menjadikan kita termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang memperoleh syafaat beliau di hari akhir kelak,” tuturnya.

Sementara itu, Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf dalam tausiyahnya menyanjung masyarakat Pasuruan sebagai komunitas yang religius dan penuh semangat dalam menjaga tradisi keislaman. Ia menuturkan kekagumannya terhadap jamaah asal Pasuruan yang juga hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan di luar daerah.

“Saya melihat langsung bagaimana warga Pasuruan begitu kompak dan berakhlak. Saat Haul Solo kemarin, banyak rombongan dari Pasuruan, bahkan Banser-nya ikut membantu pengamanan hingga acara berjalan tertib. Ini menunjukkan masyarakat Pasuruan luar biasa,” ungkap Habib Syekh disambut gemuruh takbir dan selawat dari ribuan jamaah.

Acara Gebyar Sholawat di Grati itu tak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Di tengah arus modernisasi, kegiatan seperti ini menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat Pasuruan.

Malam itu, Lapangan Patal Grati berubah menjadi lautan manusia yang bersatu dalam irama sholawat, menegaskan bahwa semangat Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata cinta umat terhadap Rasulullah dan ajaran Islam yang damai.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:47

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru