Razia Miras di Brondong Lamongan, Polisi Sita Puluhan Liter Arak Oplosan

Minggu, 14 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti ratusan botol minuman keras diamankan Polsek Brondong saat razia KRYD jelang tahun baru di Jalan Raya Deandeles. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Barang bukti ratusan botol minuman keras diamankan Polsek Brondong saat razia KRYD jelang tahun baru di Jalan Raya Deandeles. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Menjelang malam pergantian tahun, Polsek Brondong Polres Lamongan mengintensifkan penertiban minuman keras melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Cipta Kondisi. Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir utara Lamongan.

Operasi yang digelar Minggu (14/12) pagi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Brondong IPTU Ahmad Zainudin, S.H. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dari dua lokasi berbeda di sepanjang Jalan Raya Deandeles, Kecamatan Brondong.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan, razia menyasar titik-titik yang sebelumnya dilaporkan masyarakat kerap menjadi lokasi transaksi miras ilegal.

“Penertiban ini berawal dari informasi warga yang resah dengan aktivitas penjualan miras, terutama menjelang akhir tahun,” ujar IPDA Hamzaid.

Lokasi pertama didatangi petugas sekitar pukul 05.00 WIB. Di depan rumah warga di Jalan Raya Deandeles, polisi mendapati seorang penjual berinisial F, warga Kecamatan Brondong, tengah melayani pembeli. Dari lokasi ini, petugas menyita 3 botol arak ukuran 1,5 liter, 161 botol arak oplosan ukuran 250 ml, 4 botol bir bintang, serta 4 botol minuman jenis kawa-kawa.

“Total yang diamankan dari lokasi pertama mencapai puluhan liter miras, sebagian besar arak oplosan,” jelas Hamzaid.

Sekitar dua jam kemudian, patroli kembali menemukan penjualan miras di lokasi berbeda namun masih di jalur Deandeles. Penjual berinisial MA, warga Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, diamankan dari sebuah warung. Polisi menyita 73 botol arak oplosan ukuran 250 ml, 2 botol kawa-kawa, serta uang tunai Rp3.486.000 yang diduga hasil penjualan.

Seluruh barang bukti dan penjual diamankan ke Polsek Brondong untuk diproses sesuai Perda Kabupaten Lamongan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.

IPDA Hamzaid menegaskan, penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Miras sering menjadi pemicu tindak kriminal. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan tetap aman dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikannya,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Berita Terbaru