Remisi Idul Fitri 2026 di Lapas Narkotika Pamekasan, 532 Warga Binaan Terima Pengurangan Hukuman

Minggu, 22 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Sholat Idul Fitri dan penyerahan remisi di Lapas Narkotika Pamekasan, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana Sholat Idul Fitri dan penyerahan remisi di Lapas Narkotika Pamekasan, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur, menggelar Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus menyerahkan Remisi Khusus kepada 532 warga binaan beragama Islam, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan berlangsung di lapangan dalam lapas dengan diikuti total 719 warga binaan.

Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah yang diawali gema takbir. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana refleksi spiritual sekaligus bentuk pembinaan keagamaan bagi para warga binaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Remisi Khusus Tahun 2026. Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, kemudian menyerahkan SK remisi secara simbolis kepada perwakilan warga binaan.

Dalam sambutannya, Kusnan menegaskan bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pidana.
“Pemberian remisi ini adalah hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Negara memberikan apresiasi atas upaya mereka dalam memperbaiki diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Idul Fitri harus dimaknai lebih dalam oleh seluruh warga binaan.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi titik balik untuk introspeksi. Kami berharap setelah bebas nanti, mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan,” lanjut Kusnan.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khusyuk, dilanjutkan dengan khotbah yang menekankan pentingnya menjaga keimanan, mempererat ukhuwah, serta menjauhi perilaku negatif. Kegiatan ditutup dengan saling bersalam-salaman antara petugas dan warga binaan sebagai simbol saling memaafkan.

Pemberian remisi ini diharapkan mampu mendorong motivasi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan aktif mengikuti program pembinaan. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Sepanjang 214 Km
Indeks Integritas Sidoarjo Masuk Kategori Rentan, Subandi Dorong Warga Berani Melapor
Kehilangan Air Delta Tirta Sidoarjo 34,06 Persen, Subandi Dorong Digitalisasi Pengawasan
Dana Transfer Daerah Turun, Ini Strategi Bupati Pasuruan Jaga Pembangunan 2027
Disdukcapil Jember Raih ISO 27001:2022, Data Penduduk Jadi Prioritas
46.973 Buruh Rokok Malang Terima BLT, Sekda Ingatkan Penggunaan Dana
KNMP Banyuwangi Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Kuliner Hasil Laut
Nataru 2026, Tiga Pelabuhan Alternatif Disiapkan untuk Urai Kepadatan Ketapang–Gilimanuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Sepanjang 214 Km

Kamis, 5 November 2026 - 19:37

Indeks Integritas Sidoarjo Masuk Kategori Rentan, Subandi Dorong Warga Berani Melapor

Kamis, 5 November 2026 - 19:30

Kehilangan Air Delta Tirta Sidoarjo 34,06 Persen, Subandi Dorong Digitalisasi Pengawasan

Kamis, 5 November 2026 - 19:21

Dana Transfer Daerah Turun, Ini Strategi Bupati Pasuruan Jaga Pembangunan 2027

Kamis, 5 November 2026 - 18:32

Disdukcapil Jember Raih ISO 27001:2022, Data Penduduk Jadi Prioritas

Berita Terbaru