Rempah Jadi Dekorasi, Kreativitas Ibu-ibu di Pasuruan Memukau

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta lomba kreatif merangkai rempah-rempah memamerkan hasil karyanya di GOR Sasana Krida Anoraga, Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta lomba kreatif merangkai rempah-rempah memamerkan hasil karyanya di GOR Sasana Krida Anoraga, Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Rempah-rempah ternyata tidak hanya menjadi bumbu kuliner, tetapi juga dapat diubah menjadi dekorasi yang indah dan kreatif. Hal ini terlihat dalam Lomba Kreativitas Merangkai Rempah-Rempah yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan di GOR Sasana Krida Anoraga, Raci, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan 90 tim peserta, yang masing-masing menampilkan kreativitas dalam merangkai rempah-rempah menjadi dekorasi tematik yang menarik dan unik. Peserta ditantang untuk menyusun rempah sesuai satu jenis masakan tertentu sehingga setiap karya mencerminkan kesesuaian bahan dengan resep kuliner yang diangkat.

Ketua DWP UP Dispendikbud Kabupaten Pasuruan, Maria Ulfa, menjelaskan lomba ini digelar untuk meningkatkan kesadaran pelestarian rempah nusantara sebagai warisan budaya.

“Karena negeri kita ini kaya akan rempah-rempah dan itu semuanya sebagai bumbu untuk kuliner nusantara. Melalui lomba ini, peserta sekaligus belajar menghargai bahan-bahan lokal yang menjadi identitas budaya kita,” ujar Maria Ulfa.

Ulfa menegaskan lomba ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Pasuruan dan mendapatkan respons antusias dari para peserta. Keunikan lomba terletak pada aturan ketat terkait bahan yang digunakan, di mana setiap tim harus memilih rempah untuk satu jenis masakan tertentu.

“Misalnya, tim nomor satu memilih rempah untuk bumbu rawon. Maka bahan yang dipakai harus sesuai, bukan untuk soto. Jika tidak sesuai, tim tersebut langsung didiskualifikasi,” tegas Ulfa.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Pasuruan, Temi Sasongko, menyoroti kualitas hasil karya para ibu-ibu Dharma Wanita yang sangat kreatif dan estetis. Ia mengajak para peserta untuk terus mengasah kemampuan mereka, karena keterampilan ini tidak hanya bernilai seni tetapi juga bisa menjadi peluang usaha tambahan.

“Bagus-bagus semua. Sayang jika karya yang menarik tidak dikembangkan lebih lanjut. Siapa tahu bisa menjadi juara, diasah, mendapat pesanan, dan jadi sumber penghasilan,” kata Temi Sasongko.

Dalam penilaian lomba, Tim Juri yang dipimpin Tri Suharso menekankan empat kriteria utama: kreativitas, estetika karya, kekompakan tim, dan pemilihan bahan. Dari keempat kriteria tersebut, kreativitas menjadi aspek paling dominan dalam penilaian.

“Setiap tim harus kreatif, karya cantik, tim solid, dan semua bahan yang digunakan harus rempah. Tidak boleh menggunakan bunga, kayu, atau bahan lain selain rempah,” ujar Tri Suharso.

Kegiatan ini selain menampilkan sisi kreativitas, juga memberikan edukasi mengenai keberagaman rempah nusantara dan potensinya sebagai komoditas ekonomi kreatif. Dengan adanya lomba ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin tertarik untuk mengenal, melestarikan, dan memanfaatkan rempah-rempah lokal.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:28 WIB

16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru