Revalidasi UNESCO Geopark Ijen 2026, Khofifah Wanti-wanti Status

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi kepala daerah di Grahadi, Selasa 14 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi kepala daerah di Grahadi, Selasa 14 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat mengantisipasi proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) 2026. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Bupati Banyuwangi dan Bondowoso di Gedung Negara Grahadi, Selasa (14/4/2026).

Pertemuan ini menyoroti kesiapan Geopark Ijen dalam menghadapi evaluasi internasional yang menentukan status keberlanjutan pengakuan UNESCO. Pemerintah menargetkan status tertinggi atau Green Card tetap dapat dipertahankan.
Dalam audiensi tersebut, Khofifah menegaskan bahwa revalidasi merupakan proses wajib setiap empat tahun untuk memastikan pengelolaan geopark tetap sesuai standar global. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi kawasan hingga perkembangan program sejak penetapan sebelumnya.

Ia menyebut, hasil penilaian akan menentukan posisi Geopark Ijen dalam jaringan UGG. Tiga kemungkinan status yang diberikan yakni Green Card untuk keberlanjutan, Yellow Card sebagai peringatan perbaikan, hingga Red Card yang berarti pencabutan status.

Menurut Khofifah, kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam menghadapi proses tersebut. Pemerintah daerah diminta memastikan seluruh indikator penilaian terpenuhi sebelum tim asesor UNESCO melakukan kunjungan lapangan.

“Pemprov Jatim memberi atensi besar pada revalidasi ini karena Geopark Ijen harus memastikan kualitas pengelolaan berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, pemerintah ingin melihat langsung progres kesiapan di lapangan agar tidak ada celah dalam proses penilaian. Kolaborasi lintas sektor disebut menjadi faktor penentu keberhasilan mempertahankan status internasional tersebut.
Status UNESCO Global Geopark memiliki dampak luas bagi daerah, terutama dalam sektor pariwisata dan ekonomi. Pengakuan internasional mampu meningkatkan kunjungan wisata minat khusus, membuka peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Selain itu, keberadaan Geopark Ijen juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, pengembangan pendidikan, serta penelitian berbasis kawasan. Bagi Banyuwangi dan Bondowoso, geopark menjadi salah satu motor penggerak pembangunan berbasis potensi alam dan budaya.

Khofifah menegaskan komitmen kuat seluruh pihak untuk mempertahankan status tersebut. “Dengan gotong royong, kita tidak sekadar mempertahankan status, tetapi menjadikan Geopark Ijen sebagai model geopark berkelanjutan dunia,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Berita Terbaru