Revitalisasi Pasar Kendal Ngawi Dimulai, Pedagang Sambut Transformasi Baru

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses perencanaan revitalisasi Pasar Kendal Ngawi yang mengusung konsep open-plan modern. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Proses perencanaan revitalisasi Pasar Kendal Ngawi yang mengusung konsep open-plan modern. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Ngawi memulai langkah besar dalam memperkuat sektor ekonomi rakyat melalui revitalisasi Pasar Kendal. Program yang digarap Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) tersebut menelan anggaran Rp 5,58 miliar dari APBD 2025, menjadi bukti bahwa pembangunan pasar tradisional dapat dilakukan secara mandiri tanpa bergantung dana pusat.

Revitalisasi ini diproyeksikan sebagai upaya jangka panjang untuk memulihkan geliat pasar tradisional sekaligus meningkatkan daya saingnya. Kepala DPPTK Ngawi, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, melalui Kabid Pasar Yunika Nur P., menyebut bahwa penataan ulang Pasar Kendal bukan sekadar memperbarui bangunan, tetapi memperkuat fondasi ekonomi lokal.
“Pasar Kendal memiliki peran strategis bagi pelaku usaha kecil. Kami ingin menciptakan ruang yang lebih layak agar sirkulasi perdagangan tumbuh lebih sehat dan menarik kembali minat pembeli,” kata Yunika.

Pembangunan pasar akan mengusung konsep open-plan modern yang memaksimalkan ruang dan pencahayaan. Los-los baru dirancang tanpa sekat untuk menciptakan area dagang yang lapang dan mudah diakses. Struktur utamanya menggunakan rangka besi hollow, dipadu atap spandek yang lebih ringan dan tahan lama. Konsep ini dianggap mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung karena sirkulasi udara menjadi jauh lebih optimal, terutama di area jualan basah.

Salah satu terobosan penting dalam program revitalisasi ini adalah penggunaan metode prefabricated. Seluruh komponen konstruksi akan dirakit di workshop sebelum dipasang di lokasi.
“Prinsip kami sederhana: aktivitas ekonomi tidak boleh berhenti. Dengan metode rakitan luar lokasi, pembangunan bisa berlangsung cepat dengan gangguan minimal,” jelas Yunika.

Respons positif datang dari para pedagang. Seorang pedagang bumbu yang mewarisi lapak keluarganya mengaku pembangunan ini sudah lama dinanti.
“Sudah bertahun-tahun kondisi los kurang nyaman. Jika pasar lebih tertata dan higienis, kami berharap pembeli meningkat dan pasar kembali ramai,” ungkapnya.

Revitalisasi Pasar Kendal ditargetkan menjadi proyek percontohan bagi pasar tradisional lain di Ngawi. Pemerintah berharap pasar baru ini dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal, menghadirkan ruang yang bersih, aman, dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

Penulis : En

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru