Ribuan Burung Adu Merdu di Piala Bupati Pasuruan

Selasa, 16 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meninjau langsung Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2025 di Pandaan, Minggu (14/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meninjau langsung Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2025 di Pandaan, Minggu (14/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ribuan burung berkicau memeriahkan ajang Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2025 yang digelar di Gantangan Citra BC Lapangan Plintahan, Kecamatan Pandaan, Minggu (14/9/2025).

Acara tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096. Tidak hanya diikuti penghobi lokal, lomba ini juga menarik minat pecinta burung dari berbagai daerah dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.450 burung.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa, menyebutkan setidaknya ada delapan jenis burung yang dipertandingkan. Mulai dari murai batu, cucak hijau, anis merah, kenari, cendet, sogon, lovebird, hingga terucuk.

“Semua jenis itu punya komunitas dan penggemarnya masing-masing. Karena lomba ini gratis, peminatnya sangat tinggi sampai tembus ribuan peserta,” kata Agus.

Ia menambahkan, selain sebagai hiburan masyarakat, lomba burung juga menjadi wadah silaturahmi antarpecinta dan pemerhati burung berkicau.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, turut hadir meninjau jalannya perlombaan. Ia mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang menjadikan kegiatan ini bukan sekadar ajang adu suara burung, tetapi juga wadah memperkuat hobi yang produktif.

“Saya melihat di sini ada penghobi sekaligus peternak. Antusiasme warga luar biasa sekali, kecintaannya pada burung berkicau sangat tinggi,” ujar Rusdi.

Menurut Bupati, gelaran lomba burung berkicau tidak hanya berdampak pada hiburan dan hobi, tetapi juga memberi manfaat ekonomi. Aktivitas jual beli pakan, sangkar, hingga transaksi burung ikut menggeliat seiring berlangsungnya acara.

“Sudah pasti tercipta perputaran uang di sini. Ada penjual pakan, penjual sangkar, sampai pedagang burung yang ramai pembeli. Inilah multiplier effect yang kita harapkan,” ungkapnya.

Dengan tingginya partisipasi peserta dan besarnya dampak ekonomi, Pemkab Pasuruan berkomitmen menjadikan lomba burung berkicau sebagai agenda rutin tahunan.

“Kalau setiap tahun diadakan, saya yakin akan semakin banyak masyarakat yang terlibat, baik sebagai peserta maupun pelaku usaha pendukung. Ini potensi besar yang harus dijaga,” pungkas Bupati Rusdi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru