Warga Padati Majelis Dzikir di Sukodadi, Bupati Lamongan Ajak Perkuat Ukhuwah dan Keimanan

Selasa, 22 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Majelis Dzikir dan Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H di Ponpes Bustanul Thullab, Sukodadi, Selasa (22/7/2025). (Foto: Dok. Pemkab Lamongan)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Majelis Dzikir dan Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H di Ponpes Bustanul Thullab, Sukodadi, Selasa (22/7/2025). (Foto: Dok. Pemkab Lamongan)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Suasana penuh khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Bustanul Thullab di Desa Siwalanrejo, Kecamatan Sukodadi, Selasa (22/7/2025), saat ribuan warga dari berbagai penjuru Lamongan menghadiri rangkaian acara Majelis Dzikir, Maulidurrasul SAW, Haul, sekaligus Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

Di tengah lautan jamaah, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tampak hadir dan larut dalam suasana religius tersebut. Pria yang akrab disapa Pak Yes itu menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini menjadi ruang yang sangat berarti untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat pondasi spiritual masyarakat.

“Sejak pagi kita bersama-sama melantunkan dzikir, memanjatkan doa. Ini bukan sekadar rutinitas, tapi wujud kecintaan kita pada Allah dan Rasul-Nya, yang insyaallah membawa berkah dan dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkap Pak Yes.

Ia juga menyoroti semakin semaraknya majelis dzikir di Lamongan, khususnya yang tergabung dalam Al Khidmah. Menurutnya, geliat dakwah melalui dzikir dan shalawat ini menjadi bukti hidupnya tradisi keagamaan yang damai dan membumi di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, Al Khidmah terus tumbuh di berbagai penjuru Lamongan. Ini tentu berkat para tokoh, para guru, para pendiri majelis yang dengan istiqamah menuntun umat agar senantiasa menghidupkan dzikir di tengah kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Pak Yes berharap, keberadaan majelis seperti ini dapat terus menjadi benteng moral sekaligus wadah pembinaan rohani yang menyejukkan, terlebih di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi sumber keberkahan. Tidak hanya untuk kita yang hadir, tapi juga bagi masyarakat Lamongan secara luas, bahkan untuk bangsa dan negara,” ucapnya mengakhiri sambutan.

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru